HIMAKUA UNAIR Banyuwangi Ajak Generasi Milenial Salurkan Ide Lewat “Collosal”

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Panitia Coliosal 2019

UNAIR NEWS – Di era perkembangan teknologi yang sangat massif saat ini, campur tangan teknologi terbaharu sudah merambah ke berbagai bidang kehidupan manusia. Mulai dari persebaran informasi, komunikasi, transportasi bahkan di bidang industri yang sudah mulai masuk pada tren otomatisasi yang kita kenal dengan “Revolusi Industri 4.0”.

Hadirnya konsep Revolusi Industri 4.0 membawa banyak sekali perubahan yang menguntungkan dengan segala dampak dan konsekuensinya. Dari sisi menguntungkanya, industri memang akan semakin efisien dan terintegrasi. Namun, ada pula resiko-resiko yang muncul yang paling terlihat nyata salah satunya adalah berkurangnya lapangan kerja untuk Sumber Daya Manusia karena tergantikan oleh mesin atau robot.

Menanggapi hal tersebut, HIMAKUA (Himpunan Mahasiswa Akuakultur) Universitas Airlangga (UNAIR) Banyuwangi, memberikan wadah bagi seluruh mahasiswa di Indonesia untuk menyalurkan ide kreatif untuk menghadapi tantangan di era Revolusi Industri 4.0 melalui kompetisi essay online nasional  Collosal (Call of Online Essay National). Sadida mahasiswa Akuakultur angkatan 2018 selaku ketua panitia mengatakan, “Collosal 2019” merupakan event perlombaan essai pertama yang diselenggarakan oleh Departemen Keilmuan HIMAKUA.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengakomodasi gagasan mahasiswa terkait inovasi untuk Indonesia dalam mencapai Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Oleh karena itu, sambungnya, melalui latar belakang tersebut “Collosal 2019” mengusung tema “Peran Generasi Milenial Dalam Menghadapi Tantangan Di Era Revolusi Industri 4.0”.  Perihal tujuan acara itu, Sadida mengatakan bahwa yang pertama adalah untuk mewadahi gagasan kreatif mahasiswa seluruh Indonesia dalm menanggapi tantangan di era revolusi industry 4.0. Selain itu, dengan adanya event ini juga bisa mem-branding HIMAKUA dan juga FPK PSDKU.

 “Collosal 2019”, jelasnya, sudah mencapai tahap pengumuman pemenang pada hari Minggu (27/10). Tercatat, juara 1 dari Universitas Brawijaya dengan Judul esai : Si LAPAS : Konversi Limbah Panas Pabrik Menjadi Energi dengan Kinerja Termoelektrik dan Metode Reverse Osmosis”. Juara 2 dari Universitas Lampung dengan Judul Esai : “Optimalisasi Peran Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) sebagai Tepung Lokal High Quality Guna Menurunkan Jumlah Impor Gandum dan Mengatasi Krisis Pangan di Indonesia” . Juara 3 dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya dengan Judul Esai : “IMCELL (Integrated Microbial Fuel Cell) : Pembangkit Listrik Tenaga Mikroba dengan Elektroda 3D Nitrogen-Doped Graphene Aerogel yang Terintegrasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Menuju Indonesia Konservasi Energi Bersih”

Penulis: Ivan Syahrial Abidin

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu