Gelar Ajang Web Design SMA, Hima D3 SI Sekaligus Kenalkan Prodi ke Siswa

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
SESI foto bersama usai penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Web Design Hiedescom pada Minggu, 27 Oktober 2019. (Foto: dok. Panitia)
SESI foto bersama usai penyerahan hadiah kepada pemenang lomba Web Design Hiedescom pada Minggu, 27 Oktober 2019. (Foto: dok. Panitia)

UNAIR NEWS Tahun ini merupakan kali kedua terselenggaranya HIMASI Web Design Competition (Hiedescom). Kegiatan tahunan itu rutin diadakan oleh Himpunan Mahasiswa D3 Sistem Informasi (HIMASI) Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR).

HIEDESCOM sendiri adalah ajang kompetisi desain web untuk pelajar tingkat SMA/SMK se-Indonesia. Selain untuk menyalurkan minat dan bakat siswa dalam bidang teknologi, kegiatan itu juga bertujuan menjadi media untuk mengenalkan Program Studi D3 Sistem Informasi.

Pada pelaksanaannya kali ini, tema yang diusung adalah “Millenials Against Industrial Revolution 4.0”. Bertempat di Aula Kahuripan Gedung Manajemen Kampus C UNAIR pada Minggu (27/10/2019), kegiatan tersebut diikuti oleh peserta yang tersebar dari banyak kota di Indonesia.

“Kegiatan ini adalah yang kedua kalinya diselenggarakan. Kami mengusung tema millenials karena sangat dekat dengan kita saat ini. Jadi, peserta dapat menuangkan idenya sekreatif mungkin,” ujar Fardan Syahrul Hikam selaku ketua pelaksana kegiatan.

Kegiatan itu dibuka oleh Endah Purwatanti S.SI, M Kom., selaku koordinator Program Studi D3 Sistem Informasi. Termasuk dihadiri oleh M. Zinedine Zidane S., yang merupakan ketua Hima D3 SI.

Setiap tim terdiri atas tiga orang. Terdapat sebanyak 21 peserta pada penyisihan tahap I. Seleksi lomba dilakukan oleh beberapa dosen prodi D3 Sistem Informasi. Tercatat, ada sepuluh tim yang lolos babak grand final, yakni SMK Telkom Jakarta; SMK Telkom Malang; SMK Telkom Purwokerto; SMK N 1 Cimahi; SMK N 1 Cibadak; SMK K Santa Agnes; SMK N 6 Jember; SMK Nurul Jadid Paiton Probolinggo; dan SMK Pasundan Rancaekek.

Uniknya, pada babak grand final, peserta hanya diberi waktu kurang lebih 24 jam untuk membuat desain web tahap II. “Peserta membuat dua desain web yang berbeda untuk tahap I maupun tahap II dan tentunya dengan tema yang berbeda juga,” kata Fardan.

Setelah melalui beberapa penilaian, juara pertama diraih oleh SMK Telkom Malang. Disusul SMK Nurul Jadid Paiton Probolinggo, dan SMK Negeri 1 Cibadak Sukabumi di posisi ketiga.

Fardan berharap kegiatan tersebut dapat mewadahi minat dan bakat siswa. Serta dapat memotivasi siswa untuk terus berkarya. “Semoga pada tahun-tahun berikutnya kegiatan ini dapat tetap terlaksana dan bisa lebih baik,” pungkasnya. (*)

Penulis: Erika Eight Novanty

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu