Podcast Bahasa, Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Gagasan Alvien

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
MOCHAMAD Alviensyah, mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR). (Foto : istimewa)

UNAIR NEWS – Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober memiliki makna tersendiri bagi pemuda Indonesia. Terutama dalam isi Sumpah Pemuda yang menjunjung tinggi penggunaan bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia dengan baik pada saat ini masih belum dipahami oleh masyarakat.

Permasalahan tersebut membuat Mochamad Alviensyah, Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia (Sasindo) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) melakukan sebuah inovasi. Inovasi itu adalah sebuah podcast yang diberi nama Podcast Bahasa.

Alvien, sapaan karibnya, yang bercita-cita sebagai penyiar radio melakukan siaran di Spotify adalah langkahnya untuk mengedukasi masyarakat tentang penggunaan bahasa Indonesia. Ia yang juga jago dalam public speaking menyalurkan kemampuannya dalam Podcast Bahasa.

Sebelum aktif siaran di Spotify, Alvien intens menyalurkan wawasan bahasa Indonesia di Instagram. Ia sering membuat perbedaan antara kata baku dan tidak baku yang bertujuan mengedukasi masyarakat luas.

“Saya yang hobi ngomong jadinya menambah wawasan kebahasaan di Spotify,” ungkapnya.

Alvien juga menambahkan konten yang ada di Spotify tidak hanya masalah kebahasaan. Ia juga mengangkat isu-isu terkini dan didiskusikan dengan beberapa temannya. Dalam mengangkat isu terkini, ia pernah mengajak Yunaz Ali Akbar Karaman, ketua BEM FIB UNAIR 2018 dan Mochammad Sholeh Pratama, Ketua BEM FIB UNAIR 2019.

Alvien mengaku dalam membuat podcast bahasa sering melakukan pencarian kata dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring hingga berjam-jam. Hal itu ia lakukan untuk mendapatkan kevalidan kata sebelum publik mengetahuinya.

Kendala dalam membuat podcast juga ia alami seperti alat penunjang siaran yang masih minim pada awal membangun siaran. Alat perekam yang ia miliki masih berupa alat rekam gadget yang masih memiliki kualitas dibawah rata-rata.

Setelah beberapa podcast ia unggah, bantuan berupa mic ia dapatkan dari temannya. Alvien mendapat bantuan dengan hanya memakai tanpa perlu membeli dan sebagai timbal baliknya ia juga mempromosikan produk temannya.

“Alhamdulillah hasil audio setelah mendapat bantuan sedikit jernih serta nyaman untuk didengar,” ujarnya.

Alvien berharap podcast bahasa mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tetapi juga tidak melupakan bahasa lain untuk tetap dipelajari.

Penulis : Aditya Novrian

Editor : Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu