ROIS, Ajang Regenerasi KKI UNAIR Banyuwangi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Foto bersama pemateri kajian subuh setelah kajian. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Kaderisasi merupakan hal yang penting bagi sebuah organisasi. Kaderisasi sendiri mempunyai fungsi untuk mempersiapkan calo-calon anggota yang siap melanjutkan estafet perjuangan sebuah organisasi. Hal tersebut juga terjadi dalam organisasi Komikat Kerohanian Islam (KKI). Regeneration of Islamic Spiritualatau yang disingkat ROIS, merupakan salah satu bentuk kaderisasi yang dilaksanakan oleh KKI.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 18 Oktober 2019 dan Sabtu, 19 Oktober 2019 di Kampus Giri ruang A101. Acara yang diketuai oleh Fatih, dapat berjalan dengan baik, dengan tema Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW, Sebagai Jejak Tauladan Generasi Millenial. Makna dari tema tersebut ialah, bisa menerapkan leadership yang diajarkan oleh Rasulullah SAW., khususnya pada diri sendiri.

“Leadership Rasulullah SAW., yang saya ketahui adalah ketika beliau berdakwah dapat menyesuaikan dengan kondisi kaumnya. Mungkin, itu salah satu pointnya yang bisa kita terapkan dikehidupan sehari-hari,” ungkap Fatih.

Menurut Fatih, kegiatan ROIS yang paling utama adalah kaderisasi. Dalam kegiatan kaderisasi ini, tujuannya ada untuk regenerasi kepengurusan KKI sebelumnya dengan kepengurusan KKI yang akan datang.

“Dalam kegiatan ROIS sendiri yang paling utama adalah mengkader. Bagaimana kita bisa melihat prospek-prospek yang cerah di masa depan, yaitu dengan mengganti suatu yang lama dengan yang baru yang mampu mengemban amanah di periode selanjutnya. Seperti dari kepanjangan ROIS itu sendiri, Regeneration of Islamic Spiritual,” tambahnya.

ROIS sendiri tentu memiliki manfaat, yakni muhasabah diri untuk membentuk karakter menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam kegiatan ini, muhasabah diri penting untuk mengetahui kekurangan yang ada pada diri sendiri dan hal-hal apa saja yang sebaiknya dilakukan.

“Manfaat dari ROIS ialah, muhasabah diri dalam pembentukan karakter. Dalam hal ini, kita bisa menyadari apa saja yang masih kurang dalam diri sendiri dan mengetahui apa saja yang sebaiknya kita lakukan,” ucap Fatih.

Diharapkan, kegiatan ROIS ini bisa menjadi lebih baik ke depannya. Selain itu, teman-teman dan adik-adik yang mengikuti ROIS, dapat mengemban amanah agar KKI dapat terus berkembang menjadi lebih baik lagi.

“Harapannya, bagaimana komikat kerohanian islam ini semakin baik ke depannya. Selain itu, bagaimana juga kita ini dapat mengemban amanah lebih baik agar komikat kerohanian islam ini dapat terus berkembang,” tutupnya.(*)

Penulis: Nadiyah Rahmasari

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu