Tabligh Akbar Jawab Kegalauan Soal Jodoh dan Pernikahan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ustaz Naruto saat menyampaikan ceramah dalam tabligh akbar. (Foto: Fida Aifiya)

UNAIR NEWS – Departemen Kerohanian Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Vokasi bekerja sama dengan Sentra Kerohanian Islam (SKI) Fakultas Vokasi menggelar tabligh akbar pada Kamis, (17/10/2019). Acara diselenggarakan di Masjid Ulul Azmi Kampus C UNAIR. Hadir sebagai pemateri adalah Ustaz Heru Kusumahadi, Lc., M.Pd.I dan Ustaz Moch. Marzuki Imron S.T. alias Ustaz Naruto.

Tabligh akbar itu diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 Fakultas Vokasi UNAIR. Acara dihadiri oleh mahasiswa dan masyarakat umum. Tema yang diusung dalam tabligh akbar ini adalah “Memantaskan Diri Menanti Jodoh Sejati”.

“Kita sering mendengar teman-teman biasanya bilang, ‘capek kuliah, pengen nikah aja’. Nah, semoga tabligh akbar ini bisa memberi pencerahan ke teman-teman sebenarnya nikah itu bagaimana,” ujar Risma Amelia selaku ketua pelaksana acara.

Memang, kalimat itu begitu akrab di telinga, baik sebagai ekspresi stres maupun guyonan saja. Yang jelas, menurut Risma, perihal nikah adalah topik yang menarik bagi anak muda.

Adapun alasan di balik pemilihan Ustaz Heru dan Ustaz Naruto sebagai pemateri, Risma mengatakan bahwa keduanya termasuk ustaz favorit dan terkenal di Surabaya. Juga gaya penyampaian materi kedua ustaz yang luwes dan banyak humor dirasa sesuai untuk audiens yang masih muda.

Dalam materinya, Ustaz Heru menyampaikan bahwa nikah itu bukan soal waktu, melainkan soal kesiapan. Jadi pertanyaan “Kapan nikah?” itu lebih tepatnya diganti dengan “Siap nikah?”. Hal itu karena pernikahan adalah ibadah paling lama dalam agama Islam.

“Kalau orang sudah menikah, itu segala urusan ibadah, haji, zakat, semuanya masuk di ilmu pernikahan. Kalau antum belum menguasai ilmu-ilmu ibadah, apakah bisa menguasai ilmu nikah?” paparnya.

Dalam kesempatan itu ia mewanti-wanti bahwa kesiapan menikah seorang muslim terdiri dari dua hal. Pertama pemahaman agama. Kedua akhlak.

Ustaz Naruto lantas berpesan agar tidak perlu mengkhawatirkan soal jodoh. Jodoh itu pasti ada, dan jodoh itu ada di tangan Allah. Karena jodoh itu di tangan Allah, maka jika ingin menikah, seseorang harus berdoa kepada Allah.

Meski begitu, lanjutnya, berdoa saja tidak cukup. Doa harus dibarengi dengan ikhtiar (usaha, Red). Selain itu, seseorang harus bersabar dan yakin bahwa siapapun yang diberikan oleh Allah adalah yang terbaik. (*)

Penulis: Fida Aifiya

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu