Kuasai Public Speaking Lewat Lima Teknik Ini, Yuk.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Muhammad Lutfi Al Jufri saat mengisi materi workshop public speaking pada 17 Oktober 2019 di Ruang Wiyata Perpustakaan Kampus B. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS –  Public speaking adalah suatu hal yang sangat diperlukan pada masa kini. Public speaking menjadi sebuah tuntutan untuk dikuasai, sehingga dapat meningkatkan kecakapan dalam berkominikasi dan menunjang pekerjaan di masa depan.

Melihat pentingnya public speaking, Divisi Public Relation and Communication (PRnCom) dari Association of Sharia Economics Studies (AcSES) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan workshop yang diselenggarakan pada Kamis (17/10/2019) bertempat di Ruang Wiyata Perpustakaan Kampus B UNAIR.

Acara ini diisi langsung oleh Ketua BEM FISIP periode 2018 Muhammad Lutfi Al Jufri. Pada kesempatan itu, Jufri memberikan materi public speaking berdasakan pengalaman yang telah ia dapatkan. Menurutnya, untuk bisa menguasai public speaking diperlukan waktu yang lama dan jam terbang yang tinggi.

Public speaking tidak bisa dipelajari hanya dengan satu atau dua jam saja, butuh jam terbang yang tinggi atau butuh pengalaman dari satu acara ke acara lain, agar kita bisa tahu bagaimana public speaking yang baik dan benar,” terang Jufri.

Menurut Jufri, mempunyai kemampuan public speaking sangatlah penting, terkhusus untuk mahasiswa. Karena sejatinya seorang mahasiswa akan terjun ke masyarakat. Menurutnya, salah satu cara mendapatkan kemampuan public speaking adalah melalui sebuah organisasi.

Teknik Penguasaan

Jufri juga menjelaskan, sebelum melakukan public speaking harus menyiapkan beberapa hal.  Di antaranya, menyiapkan public speaking itu sendiri berupa tujuan berbicara didepan umum, membuat kerangka, cek fisik, dan atribut public speaking harus dipersiapkan. Serta, harus menyiapakan mental untuk mengatasi rasa gugup.

“Untuk mengatasi rasa gugup, hal yang harus dilakukan adalah memahami materi yang akan disampaikan, serta sebelumnya harus melakukan gladi resik atau kotor terlebih dahulu. Dan salah satu cara lagi adalah membawa kertas, hal itu bisa mengurangi rasa gugup kita,” jelasnya.

Kemudian Jufri menyampaikan teknik-teknik dalam public speaking yang harus diperhatikan. Di antaranya, teknik membuka public speaking, teknik penyampaian materi, teknik pernafasan, teknik vokal, dan teknik menutup public speaking.

“Untuk membuka public speaking masing-masing orang punya ciri khas sendiri-sendiri. Bisa menggunakan quotes, bercerita, puisi, atau yang lain. Sehingga menciptakan opening dalam public speaking yang bagus,” terang Jufri.

Dalam teknik penyampaian materi juga harus menggunakan eye catching. Tujuannya, agar pandangan saat melakukan public speaking tidak kosong dan dapat perhatian dari audience.

Teknik pernafasan, lanjut Jufri, juga perlu dijaga pada saat public speaking. Sebab hal tersebut menentukan intonasi suara sehingga dapat menyampaikan materi dengan maksimal.

“Untuk menutup sebuah public speaking berilah sebuah sinyal atau sebuah petunjuk dalam kata-kata, sehingga audience tahu jika kita akan mengakhiri public speaking dan memastikan bahwa materi kita benar-benar tersampaikan,” tutup Jufri. (*)

Penulis: Febrian Tito Zakaria Muchtar

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu