ECA Perdana Sukses Digelar Departemen Keilmuan KM UNAIR Banyuwangi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Penyerahan sertifikat kenang-kenangan dari Ryanka (kiri) selaku ketua panitia kepada Silvia [Foto: Departemen Keilmuan]

UNAIR NEWS – English Language Proficiency Test(ELPT) merupakan salah satu persyaratan yang harus ditempuh mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) untuk mengikuti wisuda. Tidak terlepas juga bagi mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) UNAIR di Banyuwangi. Karena urgensi kebutuhan ELPT, maka Departemen Keilmuan di bawah naungan Keluarga Mahasiswa (KM) PSDKU UNAIR Banyuwangi mengadakan kelas ELPT bertajuk ELPT Class Airlangga (ECA).

ECA merupakan kelas ELPT yang bisa diikuti oleh mahasiswa PSDKU UNAIR mulai dari angkatan 2016 hingga 2018 dan diperkenalkan sejak bulan Februari 2019. Dengan total 9 kali pertemuan kelas yang dilengkapi dengan pre-test dan middle-test serta diakhiri dengan test gratis pada tanggal 19 Oktober 2019.

Adapun, Ryanka Edila selaku ketua pelaksana dari ECA menjelaskan, tujuan lain dari ECA adalah untuk merekatkan keempat fakultas di PSDKU. Kemudian, untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa yang menjadi kebutuhan penting secara global nantinya.

“Dan juga  untuk mempersiapkan mahasiswa dalam test  ELPT yang menjadi syarat untuk lulus dari bangku perkuliahan,” ungkapnya.

Pelaksanaan perdana dari ECA ini, jelasnya, dapat dikatakan sukses dengan diikuuti total 70 mahasiswa dari empat fakultas. Peserta juga dibagi menjadi dua kelas, kelas A dan B. Pre-test ECA dilaksanakan pada bulan Maret 2019 yang langsung dilanjutkan dengan 9 pertemuan kelas tiap akhir pekan hingga pertemuan terakhir pada hari Jum’at, 11 Oktober 2019.

Pengajar dari ECA sendiri merupakan seorang sarjana lulusan program studi pendidikan bahasa Inggris, Silvia Dayu. Materi yang diajarkan Silvia meliputi tiga komponen utama dalam ELPT yaitu grammar/structural, reading, dan listening. Pada pertemuan terakhir yang dilaksanakan di kelas A102 Kampus Giri, Silvia berpesan untuk tidak lupa belajar sebelum test ELPT yang sebenarnya.

“Untuk memperbanyak vocabulary, bisa dilakukan dengan banyak membaca kamus Oxford. Jangan sungkan-sungkan juga untuk menghubungi saya apabila ada kesulitan. Semoga nilai kalian di test yang sesungguhnya nanti dapat mencapai batas dan bahkan lebih, aamiin,” ungkapnya sekaligus berbagi tips belajar pada pertemuan terakhir ECA.

Sembari menutup kelas, Ryanka selaku ketua sekaligus perwakilan dari Departemen Keilmuan mengatakan, semoga ECA menjadi lebih baik lagi ke depannya dan tetap menjadi program kerja dari Departemen Keilmuan yang dinanti-nanti mahasiswa.

Penulis: Tsania Ysnaini Mawardi

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu