Bakar Ikan Tutup Puncak Diesnat HIMAKUA UNAIR Banyuwangi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Kemeriahan malam puncak diesnat Himakua PSDKU Banyuwangi. (Foto: Rahma Putri Nuramalia Febrianti)

UNAIR NEWS – Perayaan Dies Natalis (Diesnat) Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga di Banyuwangi yang ke-3 tahun. Diesnat HIMAKUA dirayakan dengan perlombaan tradisional dan ditutup dengan bakar ikan bersama di malam puncaknya.

Ditemui UNAIR NEWS pada (19/10), Ahmad Dzul Alfaf selaku ketua pelaksana menjelaskan beberapa rangkaian acaramalam puncak. Selain bakar ikan, sharing session oleh dosen FPK dan penampilan tiap angkatan turut memeriahkan malam puncak diesnat HIMAKUA.

“Diesnat HIMAKUA kali ini mengusung tema aksata. Aksata berasal dari Bahasa Sansekerta yang berarti tidak teputus. Harapannya persaudaraan tiap angkatan dengan dosen FPK dan komponen lainnya tidak pernah terputus walaupun nantinya satu persatu lulus dari Universitas Airlangga Banyuwangi ini,” jelas mahasiswa FPK angkatan 2018 tersebut.

Malam puncak diesnat HIMAKUA, tambahnya, selain mengundang mahasiswa FPK dari angkatan 2016-2019  juga turut hadir kepala program studi (Kaprodi) bersama dosen FPK. Tak ketinggalan, alumni 2014 menyempatkan hadir untuk kumpul dan bercengkrama bersama.

Mahasiswa yang akrab disapa Dzul tersebut juga menjelaskan, serangkaian acara diesnat HIMAKUA yang cukup khidmat dinikmati oleh peserta yang hadir yaitu sharing session. Sharing session merupakan bentuk pendekatan emosional dosen FPK dengan mahasiswa yang disajikan dalam bentuk berbagi pengalaman dan motivasi.

“Tentu tak kalah meriah pada malam puncak diesnat HIMAKUA ini yaitu penampilan tiap angkatan yang dipersembahkan khusus untuk angkatan 2016 yang akrab disapa ORCA. Sebelumnya tiap angkatan telah menyiapkan penampilannya, ada yang menampilkan video ucapan terimakasih hingga mempersembahkan lagu dengan alat musik yang dibawa,” ujarnya.

Acara yang khas dilakukan oleh mahasiswa FPK saat kumpul bersama adalah bakar ikan. Peserta yang sudah terbentuk kelompok secara acak tersebut akan dibagikan beberapa ekor ikan untuk dibakar bersama.

Ikan-ikan yang telah dibakar selanjutnya dinikmati bersama dengan duduk melingkar dan beralaskan daun pisang. Suasana makan ikan bakar bersama terasa lebih lengkap dengan diiringi live music dan penampilan video hiburan dari tiap angkatan.

“Harapannya kedepan semakin erat jalinan silaturrahmi kita. HIMAKUA kedepan lebih jaya dan berdaya, sehingga terus ada dan menaungi anggotanya,” harapnya.

Penulis: Dian Putri Apriliani

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu