770 Pesilat Berlaga di Airlangga Cup Tapak Suci National Open 2019

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PROSESI penancapan Kosegu pada pelepah pisang sebagai simbol dibukanya gelaran Airlangga Cup Tapak Suci National Open 2019. (Foto: Istimewa)
PROSESI penancapan Kosegu pada pelepah pisang sebagai simbol dibukanya gelaran Airlangga Cup Tapak Suci National Open 2019. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar Airlangga Cup Tapak Suci National Open.  Kejuaraan tingkat nasional itu merupakan agenda rutin yang telah memasuki tahun kesepuluh.

Ketua panitia Benitta Biyantari mengatakan kompetisi akan berlangsung  pada 21-26 Oktober 2019 dengan diikuti sebanyak 700 peserta dari 68 kontingen dari berbagai daerah di Indonesia.  “Tahun ini ada 700 peserta dari 68 kontingen. Dan, itu kategorinya ada dari usia dini atau SD, pra-remaja (SMP), remaja (SMA), dan dewasa atau mahasiswa,” tuturnya.

Ia menambahkan terdapat dua kategori yang ditandingkan, yaitu fight (tanding) dan seni. Kategori fight akan berlangsung di Gedung Airlangga Convention Center, Kampus C, sedangkan kategori seni bertempat di GOR futsal.

“Kita ada kategori tanding sama kategori seni. Kategori tanding itu yang ada lawan bertandingnya, itu  di ACC. Yang kategori seni itu yang mnggunakan  musik yang tidak ada lawannya itu ada di GOR futsal,” terang Benitta.

Menurutnya, kejuaraan nasional tersebut dapat meciptakan dan mengembangkan bibit-bibit atlet yang unggul. Bukan hanya itu, agenda rutin itu juga digelar untuk memeriahkan dies natalis UNAIR ke-65.

“Jadi, adanya kejuaraan ini dapat menciptakan dan mengembangkan bibit-bibit unggul. Atlet-atlet yang baru main bisa menambah jam terbangnya. Untuk yang memang sudah profesional bisa untuk meningkatkan skill-nya. Selain itu, juga untuk memeriahkan dies natalis UNAIR,” ungkapnya.

Airlangga Cup Tapak Suci National Open 2019 telah dibuka pada Senin (21/10/2019) di Gedung Airlangga Convention Center, Kampus C, UNAIR. Upacara pembukaan diawali dengan serangkaian penampilan kesenian daerah, musik, dan penampilan pendekar. Lalu, dilakukan prosesi pembukaan kejuaraan, yaitu penancapan Kosegu oleh Pimpinan Pusat Tapak Suci secara simbolis.

“Prosesi pembukaan kejuaraannya itu dilakukan dengan menancapkan Kosegu, senjata khas Tapak Suci ke pelepah pisang,” kata mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat itu.

Dalam Airlangga Cup Tapak Suci National Open 2019, peserta akan memperebutkan beberapa gelar juara sesuai kategori pertandingan, piala Kemenpora untuk juara umum, serta gelar  pesilat terbaik. (*)

Penulis: Lailatul Fitriani

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu