S2 Keperawatan Latih Warga Optimalkan Tanaman Obat Keluarga

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
BEBERAPA contoh hasil olahan produk TOGA yang dibuat oleh mahasiswa Magister Keperawatan Universitas Airlangga (UNAIR) pada Minggu (20/10/2019) di Kampung Pelangi Kendangsari RT 3 RW 4, Surabaya. (Foto: Anugrah Visar Rahman)
BEBERAPA contoh hasil olahan produk TOGA yang dibuat oleh mahasiswa Magister Keperawatan Universitas Airlangga (UNAIR) pada Minggu (20/10/2019) di Kampung Pelangi Kendangsari RT 3 RW 4, Surabaya. (Foto: Anugrah Visar Rahman)

UNAIR NEWS – Magister Keperawatan Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan acara penyuluhan mengenai Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam rangka melakukan salah satu tri darma perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat. Setidaknya ada 15 mahasiswa yang mengikuti acara tersebut dan dilaksanakan pada Kampung Pelangi Kendangsari RT 3 RW 4, Surabaya. Dengan bertajuk tentang “Pengolahan dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam menjaga kesehatan” pada Minggu (20/10/2019).

Acara tersebut dilaksanakan dari pukul 07.30-12.00 dan dihadiri Elida Ulfiana S.Kep.,Ns., M.Kep. sebagai dosen pembimbing kegiatan tersebut yang turut hadir mendampingi mahasiswa. Retno Wulandari yang merupakan perwakilan kelurahan Kendangsari sangat senang dengan kegiatan yang dilakukan para mahasiswa apalagi dalam rangka mengingkatkan perekonomian untuk masyarakat.

Acara demo pengolahan TOGA kepada masyarakat, yaitu proses pembuatan beras kencur sampai dengan proses pengemasan produk pada Minggu (20/10/2019) di Kampung Pelangi Kendangsari RT 3 RW 4, Surabaya. (Foto: Anugrah Visar Rahman)
Acara demo pengolahan TOGA kepada masyarakat, yaitu proses pembuatan beras kencur sampai dengan proses pengemasan produk pada Minggu (20/10/2019) di Kampung Pelangi Kendangsari RT 3 RW 4, Surabaya. (Foto: Anugrah Visar Rahman)

Nur Sayyid Jalaluddin Rummy, S.Kep.,Ns., yang merupakan ketua pelaksana acara tersebut mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut ditujukan agar masyarakat Kampung Pelangi dapat mengolah secara mandiri tanaman toga sehingga dapat menjual produk yang nantinya dihasilkan seperti beras kencur, kunir madu, dan wedang uwuh. “Kami tidak hanya menjelaskan tujuan dan manfaat dari TOGA, tapi juga melakukan demo pembuatan hasil olahan hingga produk dikemas, sampai siap untuk dipasarkan kepada konsumen, dapat melalui UKM yang nantinya produk tersebut bernilai ekonomis,” imbuhnya.

Enniq Mazayudha, S.Kep.,Ns. selaku panitia mengatakan kami juga melakukan penanaman TOGA dilahan yang sudah disediakan salah seorang warga untuk budidaya, karena prosesnya yang cukup mudah kami berharap masyarakat dapat menanamnya sendiri sampai dengan mengolah produk yang sudah diajarkan.

Pengunjung yang hadir selain bisa mengikuti acara tersebut, dapat cek kesehatan gratis seperti gula darah, kolesterol, asam urat atau hanya sekadar mengecek tekanan darah untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Selain itu, juga ada doorprize yang dibagikan oleh panitia sebagai apresiasi kepada warga yang mampu menjawab pertanyaan dan pemberian vandel secara simbolis yang diberikan kepada perwakilan dari kelurahan kampung pelangi Kendangsari. (*)

Penulis: Anugrah Visar Rahman

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu