Kisah Ajo, Mahasiswa FKH UNAIR Banyuwangi Terpilih Menjadi Bagian SCoVE IVSA

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Almujaddidi mahasiswa FKH UNAIR Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – International Veterinary Student’s Association (IVSA) adalah organisasi mahasiswa kedokteran hewan terbesar di dunia. Memiliki lebih dari 40.000 anggota aktif di lebih 65 negara, menjadikan organisasi ini sebagai salah satu organisasi penting pada bidang kesehatan hewan di dunia. IVSA memiliki kongres tahunan yang menjadi kekuatan tertinggi dalam keorganisasian. Salah satu yang dihasilkan adalah pemilihan pengurus (board officer).

Pada proses seleksi pengurus Standing Committee on Veterinary Education (SCoVE) tahun 2019, salah seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan UNAIR Banyuwangi lolos dalam seleksi itu. Ialah Almujaddidi yang tepilih dan berhasil menduduki posisi cukup strategis yakni sebagai Online Manager.

Ditemui UNAIR NEWS, mahasiswa yang akrab disapa dengan panggilan Ajo tersebut menjelaskan latar belakangnya bisa bergabung pada SCoVE. Ia sangat tertarik dengan dunia luar, bahkan ia juga bermimpi untuk bisa melanjutkan pendidikan ke luar negeri untuk studi banding.

“Dengan harapan dapat memberi kontribusi bagi tanah air tercinta setelah pulang,” ungkapnya.

Untuk itu, jelasnya, berhubung jurusan Kedokteran Hewan memiliki organisasi mahasiswa sedunianya yaitu IVSA, maka ia ingin berkontribusi dan belajar banyak hal terlebih dahulu di IVSA, tidak menutup kemungkinan dengan teman-teman yang berasal dari berbagai negara sekaligus dapat menjalin relasi.

Saat disinggung menegenai tahapan seleksi, mahasiswa asal Kota Padang tersebut menjelaskan bahwa pada proses seleksi awal, sebagai pelamar, ia harus memiliki surat rekomendasi dari PC IMAKAHI UNAIR dan PB IMAKAHI (IVSA Chapter Indonesia). Proses selanjutnya yaitu melengkapi persyaratan administrasi lainnya, yang manasemua persyaratan harus dikirim dalam format berbahasa Inggris. Kemudian berdasarkan jumlah lamaran yang masuk, akan dipertimbangkan oleh Committee Chair (red–Ketua Komisi) bersama Executive Committe IVSA (red–Pengurus Inti IVSA).

Lebih lanjut, Ajo menjelaskan bahwa setelah pengumum hasil seleksi keluar pada minggu kedua Oktober kemarin, namaya terpilih sebagai Online Manageruntuk periode satu tahun kedepan.

“Berbicara menegenai tugas dan fungsi sudah menunggu di depan, tugas seoarang Online Manager yaitu membantu Committee Chair untuk mengatur website, mencari mitra situs terkait hal edukasi veteriner yang dapat memberi manfaat kepada seluruh mahasiswa atau pelajar veteriner di seluruh dunia, dengan harapan dapat meningkatkan wawasan, skill, dan pendidikan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, sambung Ajo, nantinya ia juga harus siap melakukan tugas yang bisa saja dibutuhkan secara mendadak oleh Committee Chair. Pada akhir Ajo berpesan bahwa jangan pernah berhenti atau takut belajar hal baru.

“Dan jalinlah relasi seluas mungkin dengan terlibat aktif di kegiatan non-akademik karena menuju kesuksesan tidak hanya berpatokan pada IPK,” (*)

Penulis: Muhammad Suryadingrat

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu