Delegasi FKP Raih Juara I Debat Bahasa Inggris di UNPAD

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
DELEGASI FKp UNAIR juara I debat bahasa Inggris di Unpad. (Foto: Istimewa)
DELEGASI FKp UNAIR juara I debat bahasa Inggris di Unpad. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Delegasi Fakultas Keperawatan (FKP) Universitas Airlangga (UNAIR) raih juara I dalam lomba debat bahasa Inggris. Lomba itu diadakan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Padjajaran (UNPAD) yang bertajuk ”This is Our Care” atau yang disingkat TOC.

Yumna Muhamad Apta, Novalia Puspitasary, dan Rufaidah Fikriya menjadi delegasi perwakilan FKP UNAIR. Lomba yang diadakan pada 12–13 Oktober 2019 tersebut membahas tentang isu utama, yakni disabilitas.

Sebelumnya FKP UNAIR sendiri pernah menyabet juara III dalam ajang yang sama pada 2018. Perjalanan panjang harus dilalui oleh delegasi dari FKP UNAIR. Sebanyak 3 babak harus dilewati agar bisa menjadi juara.

Pada babak pertama diambil setengah dari jumlah peserta untuk melaju ke babak semifinal. Pada babak semifinal, akan dipilih empat tim untuk melaju ke babak final. Di babak final, delegasi FKP UNAIR dihadapkan oleh perwakilan delegasi dari tuan rumah, yakni UNPAD. Tentu melawan juara pertama pada ajang TOC 2018 tidaklah mudah. Akan tetapi, berbekal pengalaman serta persiapan yang matang, delegasi FKP UNAIR mampu meraih juara I.

”Berkat pengalaman dan persiapan yang matang, Alhamdulillah kami berhasil meraih juara I,” ujar Yumna, salah seorang anggota delegasi FKP UNAIR.

Persiapan yang dilakukan bukan hanya studi literasi tentang topik utama debat, tapi  pada sela-sela padatnya jadwal kuliah mereka juga menyempatkan berdiskusi dengan mentor dari Airlangga Debate Society (ADS). “Di sela-sela kesibukan UTS, kami sempatkan untuk berdiskusi dengan mentor dari ADS,” ujarnya.

“Selain itu, kami juga melakukan studi literasi mengenai disabilitas dan sempat mengikuti seminar disabilitas yang diadakan Fakultas Kesehatan Masyarakat,” imbuhnya.

Yumna juga menegaskan bahwa kunci dalam memenangkan perlombaan debat ialah dengan memahami topik dengan baik. Tentu dengan memperbanyak latihan, juga perlu dilakukan. Dan, yang terpenting adalah satukan pemikiran serta kerja sama tim.

“Pahami topik dengan baik, perbanyak latihan untuk melatih kelancaran dan yang paling penting adalah satukan pemikiran dan kerja sama tim,” pungkasnya. (*)

Penulis: Icha Nur Imami Puspita

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu