Usai Eropa, UNAIR Kembali Perkuat Kerja Sama dengan King Abdul Aziz University

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Jajaran pimpinan Universitas Airlangga bersama King Abdul Aziz University saat foto bersama. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Usai melakukan lawatan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di benua biru, jajaran pimpinan Universitas Airlangga kembali melakukan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Kerajaan Saudi Arabia. Ialah King Abdul Aziz University dan Taibah University yang siap melakukan berbagai kesepatakan dengan UNAIR.

Kepada UNAIR NEWS, melaui kontak via whatsapp pada Minggu (13/10) waktu setempat, Wakil Rektor IV Junaidi Khatib Ph.D., mengatakan bahwa kunjungan pertama dilakukan dengan King Abdul Aziz University. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kunjungan itu juga diikuti oleh Dekan FKG, Dekan Fakultas Keperawatan, Wakil Dekan II Fakultas Farmasi, dan Ketua Badan Penjaminan Mutu diterima dengan baik oleh Dekan dan Pimpinan Faculty of Medicine, Dekan dan Pimpinan Faculty of Dentistry dan Dekan dan Pimpinan Faculty of Nurse King Abdul Azis University.

 “Pertemuan berlangsung sangat hangat dan bersahabat,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UNAIR Prof. Amin mengatakan bahwa selain respon yang diberikan sangat baik, dari hasil pembicaraan, kedua pihak sepakat untuk melakukan aktivitas secara nyata dan secepat mungkin. Mulai koordinasi international conference yang akan dilaksanakan, joint research group dengan luaran publikasi ilmiah terindex,  penerimaan staf dan lulusan S1, S2 dan S3 dengan skema full scholarship, student dan staf exchange, hingga visiting dan adjunct professor serta guest lecture.

“Pihak King Abdul Azis University akan memberikan prioritas UNAIR untuk melaksanakan kolaborasi lebih lanjut,” ungkapnya.

Tidak jauh beda dengan pernyataan Prof. Amin, Dekan FKG UNAIR Dr. Darmawan juga menegaskan bahwa momen itu menjadi sebuah hal yang istimewa. Pasalnya, UNAIR bisa menjalin relasi dengan baik bersama universitas kelas dunia dengan QS 150-200. Tidak hanya itu, lanjut Dr. Darmawan, pihak King Abdul Aziz University sudah terakreditasi Eropa dan Canada, ISI Thompson.

“Yang paling membanggakan, utamanya bagi FKG, kami dapat undangan seminar internasional yang mereka selenggarakan pekan depan. Lalu, mereka juga bersedia menjadi visiting lecture dan bersedia hadir pada saat conference FKG di bulan Maret 2020,” ujarnya. “Pada akhir pertemuan yang sukses tersebut, diakhiri dengan peninjauan RS dan makan siang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III FEB Dr. Nisful Laila dalam kesempatan juga melangsungkan kerja sama dengan Fakultas Ekonomi King Abdul Aziz University. Dalam kesempatan itu, ia bahwa disepakati adanya kolaborasi pengiriman mahasiswa MBA dengan beasiswa penuh dari Kerajaan Arab Saudi.

“Tidak hanya itu, kami juga menyepakati adanya, join conference di bulan Maret 2020 serta kolaborasi riset dengan peneliti dari kedua universitas dengan target output publikasi di jurnal terindeks ISI atau scopus,” ungkapnya.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu