Kontes Ikan Cupang dan Lomba Mewarnai Ramaikan AQUABEST 2019

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
KEGIATAN penjurian kontes ikan cupang AQUABEST 2019 di Kampus Giri UNAIR Banyuwangi. (Foto: Bastian Ragas)

UNAIR NEWS – Peringatan hari jadi Himpunan Mahasiswa Akuakultur (HIMAKUA) semakin lengkap dengan rangkaian kegiatan kontes ikan cupang dan lomba mewarnai yang dikemas dalam Airlangga Aquaculture Betta Contest (AQUABEST) 2019. Kegiatan yang diusung oleh Departemen Kewirausahaan HIMAKUA Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga di Banyuwangi ini diikuti oleh berbagai kalangan di daerah Banyuwangi dan sekitarnya.

Ditemui UNAIR NEWS pada Minggu (13/10), Safina Izzati Agustin selaku kepala Departemen Kewirausahaan HIMAKUA menjelaskan kegiatan AQUABEST 2019 terselenggara atas kerjasama dengan Komunitas Pecinta Ikan Cupang yang ada di daerah Banyuwangi. Selain mendapatkan ilmu akuakultur dari komunitas pecinta ikan cupang, HIMAKUA juga mendapatkan banyak relasi dengan menjalin kerjasama.

“Komunitas pecinta ikan cupang di Banyuwangi memiliki anggota dari berbagai kalangan di Banyuwangi dan sekitarnya, sehingga dengan menjalin kerjasama kami mendapatkan banyak keuntungan begitu juga sebaliknya,” jelas mahasiswa FPK angkatan 2016 yang akrab disapa Safina tersebut.

Beberapa kategori yang dilombakan pada kontes ikan cupang, tambahnya, antara lain kategori reguler, yaitu jenis Plakat dari A1 hingga A4, Halfmoon, dan Crown Tail. Selain itu kategori kedua yaitu Baby, seperti Plakat, Halfmoon, dan Crown Tail.

Safina juga memaparkan kriteria penilaian kontes ikan cupang sesuai dengan Standart Nasional Indonesia (SNI). Juri yang diundang pada kontes ikan cupang ini yaitu anggota komunitas ikan cupang profesional dari daerah Pasuruan dan Jember, yaitu Fajar dan Rizal.

“Pemenang dalam kontes ikan cupang ini dikelompokkan beberapa kategori. Dimana setiap kategorinya dipilih juara pertama hingga ketiga, dan yang terbaik saat menampilkan atraksinya disebut King of Show, yang berhasil diraih olehikan cupang dengan kategori reguler plakat A2 (bebas gelap) nomor 15 atas nama joger,” terangnya.

Selain kontes ikan cupang, tambahnya, yang tidak kalah meriah adalah lomba mewarnai. Lomba mewarnai dikhususkan untuk siswa-siswi dari Taman Kanak-kanak yang ada di daerah Banyuwangi dan sekitarnya.

“Objek yang diwarnai padalomba mewanai AQUABEST 2019 ini adalah ilustrasi ikan cupang yang sedang mengembangkan ekornya. Kriteria penilaian yang digunakan yaitu komposisi warna, kecermatan.ketelitian, dan kerapian serta kebersihan,” ungkapnya.

Pemenang lomba mewarnai dikategorikan dalam 3 juara, antara lain juara pertama diraih oleh Tifany dari Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Permata Mandiri Billah. Juara kedua dan ketiga berturut turut diraih oleh Nazwa dari Taman Kanak-kanak Muslimat Rogojampi, dan Taman Kanak-kanak Islam Darul Falah atas nama Disya.

Pada akhir, Safina menyampaikan harapan untuk keberlangsungan kegiatan AQUABEST kedepan. Selain meningkatkan kerja sama dengan komunitas ikan cupang dan komoditas yang lain, juga melebarkan sayap hingga ke kancah nasional.

Penulis: Dian Putri Apriliani

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu