Tingkatkan Kesadaran Perempuan, HRLS Gelar Diskusi Kesetaraan Gender dan Kejahatan Seksual

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
SUASANA diskusi HRLS UNAIR yang diadakan di Ruang Pusat Studi, Gedung LPHK FH UNAIR pada Kamis (10/10/2019). (Foto : Pradnya Wicaksana)

UNAIR NEWS – Munculnya berbagai gerakan kesetaraan gender yang menuntut emansipasi pada perempuan dan penolakan keras terhadap segala bentuk kejahatan seksual tentu selalu menjadi topik perbincangan yang hangat di Indonesia. Tentu gerakan semacam itu diperlukan karena TPAK (Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja) di Indonesia masih tergolong rendah dan hampir 90 persen kejahatan seksual di Indonesia tidak terlaporkan.

Untuk membahas isu tersebut, HRLS UNAIR (Human Rights Law Studies) Diskusi Hukum dan Gender. Diskusi dibuka dengan pembahasan tentang polemik UU Perkawinan yang berkenaan dengan perkawinan anak lalu dilanjut oleh Dwi Rahayu Kristianti S.H., M.A. yang mengkritik tentang lambatnya pengesahan RUU PKS (Pencegahan Kejahatan Seksual). Ia membuka mata audiens dengan menunjukkan penyulitan-penyulitan terhadap pengesahan RUU tersebut. Dwi juga menjelaskan alasan kenapa banyak sekali kejahatan seksual tidak dilaporkan.

“Konsep victim blaming masih ada di masyarakat kita, terutama untuk korban kejahatan seksual. Entah itu karena pakaiannya. Padahal seharusnya, apapun alasannya seharusnya pelakulah yang disalahkan,” ujar dosen Hukum Tata Negara itu

Sementara itu, Ekawestri Prajwalita Widiati, S.H LL.M mengatakan bahwa RUU Kesetaraan Gender kini tiba-tiba dilupakan oleh masyarakat Indonesia. Ia menyayangkan RUU tersebut terlupakan dan tidak lagi dibahas dengan alasan karena sebagai langkah kemajuan emansipasi wanita.

Perlu diketahui, diskusi ini merupakan diskusi ke-6 dari seri diskusi yang diadakan oleh HRLS UNAIR yang bertajuk ‘Membongkar Kebut Legislasi’. Diskusi itu diadakan di Ruang Pusat Studi, Gedung LPHK (Laboratorium Pendidikan Hukum Klinik), Fakultas Hukum Universitas Airlangga pada Kamis (10/10/2019).

Penulis : Pradnya Wicaksana

Editor : Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu