FKH UNAIR Banyuwangi Galang Donasi untuk Satwa Terdampak Karhutla

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Civitas PSDKU UNAIR Banyuwangi usai melaksanakan galang donasi. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Upaya dalam mengevakuasi, relokasi, dan proses pemulihan terhadap satwa terdampak pasca kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan dan Sumatera masih dianggap sangat jauh dari kata layak. Hanya sebagian kecil kelompok yang tergerak untuk menyelamatkan satwa tersebut.

Ancaman yang paling besar untuk spesies orangutan,harimau, gajah, ular pyton serta burung endemik  yaitu kematian. Tidak hanya itu, dampak yang lebih panjang yaitu hilangnya habitat dari flora dan fauna di daerah terdampak. Kehilangan habitatnya, memaksa satwa harus bersinggungan langsung dengan masyarakat yang tak jarang semakin menammbah persoalan pelit lainnya.

Ditemui UNAIR NEWS, Nadiya Listyasari, mahasiswi Fakultas Kedoktean Hewan angkatan 2017 PSDKU UNAIR di Banyuwangi menjelaskan, kegiatan penggalangan dana dalam rangka menyelamatkan satwa terdampak karhutla merupakan bukti nyata gerakan langsung dari Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HMKH).

Nadiya menyebut, aksi penggalangan dana tersebut sudah dilaksanakan sejak pertengahan September lali. Bahkan, seluruh civitas akademik FKH PSDKU mendukung program tersebut.

“Sebagai bagian dari unsur masyarakat veteriner, mahasiswa dan dosen FKH PSDKU merasa sangat tidak tega atas peristiwa tersebut. Jika untuk terjun ke lokasi terdampak belum dapat dilakukan, setidaknya kita dapat membantu dengan melakasnakan kegitan seperti ini,” ungkapnya.

Hasil donasi, tandas Nadia, telah diserahkan kepada  Yayasan Penyelamatan orangutan Borneo atau BOS Foundation. BOS Foundation, jelasnya, merupakan sebuah oranisasi atau LSM nirlaba Indonesia yang di dedikasikan untuk konservasi orangutan dan habitantaya. Tentu, hal itu juga melalui keterlibatan masyarakat setempat di Borneo dan bekerjasama dengan masyarakat lokal, Kementrian Kehutanan dan organisasi mitra Internasional.

“Semoga dengan sumbangan dan donasi dari FKH PSDKU dapat membantu dalam upaya penyelamatan satwa terdampak karhutla, dan juga diharapkan langkah kecil ini dapat menjadi contoh bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Suryadiningrat

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu