Menilik Kisah Didik, Alumni PSDKU UNAIR yang Dirikan Aquascape Banyuwangi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Didik Hartono sedang mengikuti kontes Aquascape di Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Didik Hartono S.Pi., mahasiswa lulusan FPK Universitas Airlangga di Banyuwangi. Putra asli dari Tuban itu, menjadi promotor perkembangan aquascape di tanah rantau yaitu kabupaten yang berjuluk sun rise of java ini.

Ditemui selepas mengirim pesanan ratusan ekor lobster ke kota Surabaya. Didik Hartono menceritakan awal perjalanan ke titik awal. Baginya, memulai semuanya tidak semudah membalikan telapak tangan, penuh lika- liku, kucur keringat, dan derai air mata dalam setiap langkahnya.

Semua berawal karena hobi dan kebutuhan. Ketika duduk di bangku SMP, ia menuturkan bahwa dengan modal pinjaman keluarga sebesar 700.000, ia memulai hobi yang digemari dan menjadi nilai rupiah untuk menimba ilmu dibangku sekolah. Jenis ikan yang dijajakannya yaitu ikan-ikan hias seperti ikan mas dan cupang.

“Jenis ikan tersebut menjadi opsi pilihan saya karena ikan mas dan cupang sangat familiar dikalangan anak-anak Sekolah Dasar,” ujarnya.

Pada saat duduk di bangku Madrasah Aliyah, Didik sanggup membayar pinjaman modal kepada keluarganya. Usaha menjajakan ikan hias ke anak-anak SD setiap pulang sekolah, membuahkan hasil yang cukup. Meski, tandasnya, tidak semuanya bisa menutup kebutuhan biaya sekolah.

Memasuki perkuliahan, usaha yang telah dirintis Didik di kota kelahirannya tutup karena tidak ada yang mengurus. Didik mencari ide, kiranya yang bisa menjadi peluang bisnis di Banyuwangi. Dengan hobi yang dimiliki serta ilmu yang ditekuni di bangku kuliah.

Alhasil, Didik berinisiatif  untuk membuka usaha aquascape pada tahun kedua kuliah. Didik menyisihkan dan bahkan memprioritaskan uang yang didapat dari bidikmisi untuk hobinya. Kini, bisnisaquascape semakin menjamur di Kabupaten Banyuwangi. Didik pun, didapuk menjadi ketua komunitas aquascape Banyuwangi.

“Kami juga sering mengadakan edukasi bagi masyarakat yang ingin terjun kedunia aquascape tanpa adanya biaya apapun. Terkadang ada juga yang ingin merakit langsung di tempat. Semula menekuni aquascape saja, saya menambah komoditas ikan, menyediakan beragam tanaman air, ikan hias, udang hias, pakan ikan alami, lobster, dan lainnya,” pungkasnya.

Penulis: Sulistyo Primadani

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu