UK Mapanza UNAIR Gelar Bakti Sosial dan Penyuluhan Napza Pada Anak

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
SALAH seorang mahasiswa UNAIR yang sedang memberikan penyuluhan kepada anak-anak menggunakan media poster berwarna dan bergambar di Pendopo bagian belakang Airlangga Convention Center (ACC) UNAIR pada Minggu (22/09/19). (Foto : Dita Aulia Rahma)

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli Penyalahgunaan Napza dan Penyebaran HIV-Aids (UK MAPANZA) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar penyuluhan tentang bahaya narkoba. Acara tersebut dilaksanakan pada Minggu (22/09/19) di Pendopo bagian belakang Airlangga Convention Center (ACC) UNAIR.

Acara penyuluhan tersebut merupakan salah satu acara rutin yang dilaksanakan UK MAPANZA setiap tahunnya. Namun tahun ini, acara penyuluhan digelar bersamaan dengan kegiatan bakti sosial karena peserta penyuluhan berasal dari anak-anak jalanan.

“Ini (penyuluhan, Red) merupakan salah satu proker (program kerja, Red) tahunan dari divisi penyuluhan, ada bakti sosial karena kita memilih anak jalanan sebagai sasarannya,” ucap Canda sebagai ketua pelaksana kegiatan.

Canda mengungkapkan, penyuluhan secara dini pada anak-anak tentang bahaya narkoba merupakan kegiatan yang penting untuk dilakukan. Dia juga mengatakan alasan utama sasaran penyuluhan kepada anak-anak adalah untuk memberi bekal kepada diri mereka sendiri agar terhindar dari bahaya narkoba.

“Kita menganggap bahwa anak-anak adalah generasi penerus bangsa, maka kita beri sosialisasi dengan harapan anak-anak dapat membentengi dirinya sendiri melalui bekal yang sudah kita berikan,” terangnya.

Selain itu, dalam acara penyuluhan tersebut UK MAPANZA juga melibatkan mahasiswa baru dari berbagai fakultas. Dengan harapan agar mereka bisa belajar bagaimana cara memberikan penyuluhan yang baik pada masyarakat.

“Harapannya, dengan mengikuti acara ini, mahasiswa baru bisa mengaplikasikan secara langsung kepada anak-anak bagaimana cara penyuluhan yang benar sehingga ketika nantinya mereka (mahasiswa baru, Red) diminta untuk melakukan penyuluhan, mereka tidak merasa kaget,” tuturnya.

Media penyuluhan yang digunakan juga berbeda dari biasanya. Apabila pada orang dewasa, penyuluhan menggunakan presentasi materi namun pada anak-anak UK MAPANZA lebih memilih menggunakan media boneka tangan. Tidak hanya itu, media lain yang dapat digunakan adalah poster berwarna dan bergambar yang menarik untuk dilihat anak-anak.

Sebagai penutup, dia berharap kedepannya acara bakti sosial dan penyuluhan tersebut dapat terus dilaksanakan. Ia juga mengatakan agar tahun depan acara tersebut bisa mendatangkan lebih banyak peserta sehingga acara dapat berlangsung lebih meriah. (*)

Penulis : Dita Aulia Rahma

Editor : Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu