Belajar dari Tasya Kamila Kiat Mudah Dapatkan Beasiswa

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Tasya Kamila (kiri) menjadi guest star dalam acara Seminat dan Expo Beasiswa (SEMPOA) 2019 yang diadakan oleh Kementerian Internal Kampus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga, di Airlangga Convention Center, Kampus C pada Sabtu (21/9/19). (Foto : Erika Eight Novanty)

UNAIR NEWS – Artis cilik yang tumbuh menjadi perempuan anggun dan cerdas kini kembali hadir di Universitas Airlangga. Ialah Tasya Kamila, penerima beasiswa S2 di Columbia University, Amerika Serikat dari Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP). Mengambil jurusan Public Administration dengan konsentrasi environmental policy and management, ia berhasil lulus dengan grade point average (GPA) di atas 3,7.

Menjadi sosok yang inspiratif atas keberhasilan dalam memperoleh beasiswa ke luar negeri, Tasya Kamila menjadi pembicara di Seminar dan Expo Beasiswa Universitas Airlangga (SEMPOA) 2019, yang diadakan oleh Kementerian Internal Kampus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (UNAIR).

Acara tersebut dilaksanakan pada Sabtu (21/9/19) di Airlangga Convention Center Kampus C UNAIR. Dalam acara tersebut, Tasya menyampaikan beberapa kiat yang dapat dilakukan oleh para pencari beasiswa untuk dapat lolos dan sukses mendapatkannya.

Lakukan persiapan dengan baik

Segala persiapan harus diperhatikan dan dilaksanakan dengan maksimal, baik untuk beasiswanya maupun universitas tujuan. Persiapan dari niat, berkas, essay, motivation letter, dan juga mental.

“Ini juga menjadi tantangan dalam persiapan, harus selalu diperhatikan semua persyaratannya. Harus disiapkan baik untuk beasiswa ataupun universitasnya,” ungkapnya.

Selain persiapan dalam melamar beasiswa, persiapan dalam pengunggulan diri juga perlu dilakukan. Hal tersebut dapat diperoleh dari pengalaman organisasi, pengabdian masyarakat, kemampuan menulis, dan pengalaman sosial lainnya.

Memiliki cita-cita atau visi

Cita-cita dan tujuan menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Terutama cita-cita dalam pembangunan serta kontribusi nyata untuk bangsa Indonesia menjadi salah satu pertimbangan para penyeleksi beasiswa. Sebab, perjalanan study akan mengantarkan pada cita-cita, sehingga para penyeleksi akan memilah dan yakin sesuai dengan konsenterasi yang dipilih.

“Rencana study itu penting, terutama tentang bagaimana cara kamu kontribusi di Indonesia. Karena di awal akan ada kesepakatan, seperti harus kembali ke Indonesia ketika dibutuhkan, dan harus mengabdi ke Indonesia selama 2n+1 (rumus perhitungan lama mengabdi, Red),” tuturnya.

Percaya diri dan mampu menentukan skala prioritas

Dibarengi dengan niat, percaya diri adalah kunci penting dalam mengawali sebuah usaha. Setiap orang memiliki keunggulannya masing-masing. Dengan ciri khas tersebut maka akan memperkuat keyakinan ketika mengajukan lamaran beasiswa. Dalam hal ini, Tasya juga menyebutkan bahwa setiap orang itu unik, maka dengan mengasah segala keunikan itu pasti ia dapat berhasil.

“Saya juga punya mentalitas dan tekanan bagi diri saya sendiri. Yaitu, apapun bidang yang dikerjakan, lakukan yang terbaik dan dengan ikhlas. Saya juga yakin, bahwa saya bisa melakukannya,” paparnya.

Skala prioritas juga menjadi dasar tercapainya kesuksesan. Memahami skala manajemen prioritas akan membuat perjalanan menjadi lebih tertata. Selain itu, manajemen waktu juga ikut andil di dalamnya.

Perlu diketahui, tim penyeleksi akan melihat pendaftaran calon penerima beasiswa secara holistik atau keseluruhan. Salah satunya, seperti pada ketepatan waktu dalam pengumpulan berkas.

Perluas pengetahuan dan asah public speaking

Dalam sesi wawancara, berpikir cepat dan menguasai segala isu yang berhubungan dengan konsentrasi pilihan harus dikuasai dengan baik. Selain itu, kemampuan public speaking akan memudahkan dalam mengolah kata dan juga meyakinkan penyeleksi.

“Jika banyak pengetahuan pasti akan mengalir jawabannya, dan mereka yang menyeleksi juga akan puas,” ujarnya. (*)

Penulis : Ulfah Mu’amarotul Hikmah

Editor : Binti Q Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu