Trend Belanja Generasi Milenial

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Beritagar

Global marketing semakin berkembang di era modern yang kompetitif. Persaingan perusahaan tidak hanya terhadap produk lokal, tetapi juga dengan produk-produk asing. Gambaran negara asal menjadi salah satu elemen penting evaluasi konsumen atas kualitas produk. Reputasi positif yang melekat pada negara asal produk dapat menimbulkan persepsi konsumen tentang kualitas yang dimiliki oleh produk yang berasal dari negara tersebut. Jika konsumen memiliki penilaian positif terhadap negara produsen, maka konsumen cenderung memberi penilaian positif terhadap merek yang berasal dari negara tersebut. Sehingga meningkatkan kemungkinan pembelian produk dari merek tersebut, begitu juga sebaliknya.

Pengonsumsian produk global juga terjadi pada konsumen Indonesia. Popularitas serial TV Korea dan musik K-POP (Korean Pop) memunculkan adanya Hallyu (korean hype), peminatan yang tinggi atas segala sesuatu yang terkait dengan Korea, mulai dari budaya hingga produk buatan Korea. Hallyu di Indonesia menyebabkan konsumen Indonesia menjadi tertarik dengan gaya hidup Korea dan memburu segala hal yang berkaitan dengan Korea. Mulai dari gaya hidup hingga produk-produknya termasuk produk kosmetikn. Hal itu dikarenakan Korea dianggap ahli dalam bidang kecantikan dan berperan besar dalam membentuk trend kecantikan global.

Bagi aktivitas bisnis, niat dalam membelimerupakan hal yang penting. Hal ini dikarenakan aktifitas bisnis hanya dapat berlanjut dan berkembang jika terdapat pejualan produk. Pemahaman atas hal-hal yang mempengaruhi minat beli adalah hal yang penting untuk diketahui dan diperhatikan karena hal tersebut digunakan sebagai dasar dalam merumuskan strategi marketing. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi konsumen dalam membeli produk kosmetik diantaranya adalah gambaran negara asal, pencarian informasi, pengetahuan produk, kepopuleran suatu brand. Peran dalam mencari informasitidak hanya mempengaruhi minat belisecara langsung, namun juga memediasi hubungan antara gambaran negaradan minat beliterhadap produk asing.

Penelitian ini merupakan hasil riset yang meneliti “Effect of country of origin image, product knowledge, brand familiarity to purchase intention Korean cosmetics with information seeking as a mediator variable: Indonesian women’s perspective” yang bermerek Etude House, dengan pemcarian informasisebagai variabel mediasi dari perspektif perempuan Indonesia. Data diperoleh dengan metode survei yang menggunakan kuesioner online pada 200 responden orang Indonesia yang telah mengetahui produk kosmetik merek Etude House dan paham bahwa produk tersebut merupakan merek kosmetik asal Korea dan belum pernah membeli produk kosmetik merek tersebut. Temuan yang cukup unik adalah bahwa pengetahuan tentang suatu produk tidak berpengaruh terhadap pencarian informasimaupun minat beli. Mengapa hal itu terjadi?? Silahkan membuka link berikut untuk memperoleh hasil lebih jelasnya.

Penulis : Dien Mardhiyah

Detail riset tersebut dapat dilihat di :

https://www.researchgate.net/publication/333972661_Effect_of_country_of_origin_image_product_knowledge_brand_familiarity_to_purchase_intention_Korean_cosmetics_with_information_seeking_as_a_mediator_variable_Indonesian_women’s_perspective

Emalia Diah Augusta, Dien Mardhiyah, Tika Widiastuti. 2019.

Effect of country of origin image, product knowledge, brand familiarity to purchase intention Korean cosmetics with information seeking as a mediator variable: Indonesian women’s perspective. Dermatology Reports 2019; 11(s1):8014  / doi:10.4081/dr.2019.8014

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu