Instagram Live Sharing AUBMO PSDKU Bersama Jurnal Manager Muda FKM

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Liputan6 com

UNAIR NEWS – Dalam rangka menumbuhkan jiwa prestatif, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Organisasi Bidikmisi Universitas Airlangga (AUBMO) PSDKU Banyuwangi kembali mengadakan program Instagram Live Sharing AUBMO. Program ini merupakan lanjutan dari program yang sebelumnya yang intinya untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada mahasiswa bidikmisi agar terus menggali potensi diri dan berprestasi baik dibidang akademik maupun non akademik.

Dalam kegiatan tersebut, Kominfo AUBMO mengundang Ahmad Rido’i Prayogi sebagai pemateri. Mahasiswa yang akrab disapa Yuda merupakan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) PSDKU di Banyuwangi angkatan 2017. Runner up 1 Campus Ambassador tahun 2019 ini merupakan mahasiswa berprestasi tingkat Fakultas Kesehatan Masyarakat pada tahun 2018. Berbagai prestasi dan penghargaan telah ia raih, mulai dari tingkat nasional maupun internasional.

Sejak akhir bulan Oktober tahun 2018, Yuda terpilih sebagai jurnal manager “Journal of Public Health Research and Community Health Development” yang  merupakan salah satu jurnal terbitan langsung Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Terpilihnya Yuda sebagai jurnal manager menjadi sesuatu kebanggan tersendiri baginya, karena dari sekian banyak yang menjadi bagian jurnal tersebut. Yuda merupakan satu-satunya mahasiswa muda yang mampu berkolaborasi dengan dosen, yang notabene jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 

Yuda menyebut, latar belakangnya bisa masuk menjadi bagian dari Journal of Public Health Research and Community Health Development karena ia sangat suka dunia kepenulisan. Selain itu, tambahnya, bergabung saya disini diharapkan dapat memperluas relasi, karena di dunia jurnal inilah banyak lulusan S2 dan S3 bahkan profesor yang menjadi rekan dalam kerja sehingga dapat meningkatkan mutu saya.

Untuk mengawali karirnya di bidang ini, Yuda harus mengikuti serangkaian seperti magang selama lebih kurang empat bulan. Nantinya, Dosen akan memilih yang tebaik melalui kinerja dan akan diberikan SK.

Journal of Public Health Research and Community Health Development memiliki sistem penerbitannya dilakukan dua kali dalam setahun, yaitu bulan Maret dan Oktober, dan dalam satu tahun ada satu volume dan dua nomor,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai suka dukanya selama menjadi jurnal manager, Yuda menerangkan bahwa hal-hal positif tentunya banyak sekali. “Saya senang bisa membantu teman sejawat untuk persyaratan kelulusan, karena di FKM wajib membuat jurnal”. Tidak hanya itu, pengalaman tentang dunia kerja dan bidang penelitian banyak sekali saya dapatkan yang mungkin tidak dimiliki teman-teman saya.

“Kesulitannya mungkin lebih pada manajemen pengelolaan jurnal itu sedikit rumit dan membutuhkan waktu lama, serta tingkat ketelitian harus di utamakan,” imbuhnya.

“Kepada teman-teman mahasiswa saya berpesan agar bisa meningkatkan hobi dalam dunia kepenulisan utamanya karya ilmiah, karena nantinya akan sangat mempermudah dalam menulis skripsi. Maksud saya jika teman-teman sudah terbiasa menulis akan terasa lebih mudah dalam merangkai kalaimat,” pungkas Yuda. (*)

Penulis: Muhammad Surayadin

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).