Tim Kemenristekdikti Tinjau Dosen UNAIR untuk Penghargaan Academic Leader

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Dewa Ngurah Suprapta dari Kemristekdikti (kiri) dan Cita Rosita Sigit Prakoeswa saat sedang diskusi di sela visitasi di Ruang Rektor, Selasa (3/9). (Foto: Binti Q. Masruroh)

UNAIR NEWS – Tim Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) berkunjung ke Universitas Airlangga pada Selasa (3/9). Kunjungan itu berkaitan dengan visitasi penghargaan dosen sebagai academic leader, program tahunan dari Kemenristekdikti. Kunjungan tim Kememristekdikti diterima langsung oleh Rektor UNAIR Prof. Moh. Nasih beserta jajaran di Ruang Rektor, Kantor Manajemen Kampus C UNAIR.

Visitasi dilakukan terhadap salah satu dokter, peneliti, sekaligus dosen Fakultas Kedokteran UNAIR-RSUD Dr. Soetomo Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, dr., Sp.KK(K), FINSDV. Salah satu agenda visitasi itu adalah presentasi langsung yang dilakukan oleh Prof Cita dihadapan tim Kemenristekdikti dan beberapa pimpinan UNAIR terkait.

Kunjungan Tim Kemenristekdikti itu berkenaan dengan pemberian penghargaan Academic Leader Tahun 2019. Prof Cita masuk salah satu dari dua kandidat dosen sebagai akademic leader tahun 2019 dalam bidang Ilmu Kesehatan.

Dalam kesempatan presentasi, Prof Cita memaparkan berbagai penelitian sekaligus capaian yang telah ia raih selama berkiprah menjadi dokter, peneliti, sekaligus dosen FK UNAIR-RSUD Dr. Soetomo. Capaian itu di antaranya adalah penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian masyarakat, dan produk dalam hal terapi kusta dan terapi anti aging atau penuaan dini.

Cita Rosita Sigit Prakoeswa saat presentasi hasil penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian masyarakat, dan produk dalam hal terapi kusta dan terapi anti aging atau penuaan dini dihadapan tim Kemenristekdikti dan beberapa pimpinan UNAIR terkait. (Foto: Binti Q. Masruroh)

Dewa Ngurah Suprapta tim Kemristekdikti yang juga profesor asal Universitas Udayana, Bali, mengungkapkan bahwa kedatangannya bersama tim ke UNAIR adalah dalam rangka bertemu Prof Cita, salah satu dari dua finalis academic leader. Hal itu dilakukan untuk melakukan verifikasi data berkaitan dengan penemuan dan capaian dalam bidang kesehatan yang telah dilakukan.

“Penilaian ini akan kami jadikan pertimbangan untuk menentukan apakah Prof Cita akan mendapat penghargaan academic leader dari Kemristekdikti atau tidak,” terang Dewa. “Tentu, di antara dua (kandidat, Red) itu akan kami pilih satu. Mudah-mudahan Airlangga memperoleh nilai terbaik,” lanjutnya.

Selain bidang Ilmu Kesehatan, ada tujuh bidang lain yang akan mendapatkan penghargaan academic leader dari Kemenristekdikti. Tujuh bidang itu adalah Bidang Keilmuan Sains, Teknologi, Sosial Humaniora, Seni dan Budaya, Pertanian, Kemaritiman, dan Kependidikan. Masing-masing ada dua kandidat yang nantinya akan dipilih satu dan akan mendapatkan penghargaan.

Selanjutnya, hasil dari kunjungan yang telah dilakukan akan dirapatkan bersama dengan pejabat eselon 1 Kemristekdikti. Dosen terpilih akan mendapatkan penghargaan pada 1 Oktober mendatang. (*)

Penulis: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu