Prodi OSI Kenalkan Internet of Things dan Robot ke Siswa SMA Jombang

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
2. PEMBERIAN materi pada acara pengmas D3 OSI di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah 3 Jombang pada Sabtu (24/8/2019). (Foto : Istimewa)
2. PEMBERIAN materi pada acara pengmas D3 OSI di laboratorium komputer SMK Muhammadiyah 3 Jombang pada Sabtu (24/8/2019). (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS ­ Revolusi Industri 4.0 menjadi era di mana teknologi otomasi berkembang semakin pesat. Pada era ini, kolaborasi antara manusia dan robot memberikan dampak besar bagi dunia industri.

Menanggapi hal itu, Program Studi (Prodi) D3 Otomasi Sistem Instrumentasi (OSI) Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat mengusung tema “Pengenalan Internet of Things dan Pelatihan Robotika”. Kegiatan itu dilaksanakan pada Sabtu, (24/8/2019) di SMK Muhammadiyah 3 Jombang.

Bukan tanpa alasan kegiatan itu dilaksanakan di Jombang. Sebab, selain disebut sebagai kota santri, Jombang menjadi kota dengan banyak perusahaan maupun pabrik industri yang kian berkembang.

Dibuka oleh Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3 Jombang, kegiatan itu turut dihadiri oleh Wakil Dekan I FV UNAIR, Prof. Dr. Retna Apsari, M.Si. “Untuk menunjang industri yang lebih baik, melalui kegiatan ini maka hendaknya generasi muda di Jombang juga sadar akan kemajuan teknologi yang sedang berkembang khususnya bidang robotika dan Internet of Things (IoT),ujar Eva Inaiyah Agustin selaku ketua tim pelaksana.

Semua siswa sangat antusias mendengarkan penjelasan materi yang disampaikan. Para peserta dibimbing langsung oleh dosen-dosen D3 OSI yang tidak hanya berkompetensi pada bidang elektro saja, tetapi juga bidang telekomunikasi, fisika, dan komputer. Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam tim robot UNAIR juga ikut terlibat pada kegiatan itu.

Ada empat materi yang disampaikan. Yakni, pengantar robotika yang berisi dasar dan struktur robot; pengantar IoT yang memperagakan cara menggerakkan robot dengan smartphone; dan pengenalan Line Follower Robot (LFR). Pada akhir kegiatan, peserta diberi pelatihan pembuatan LFR yang harus dapat bergerak mengikuti garis.

“Khusus pelatihan pembuatan LFR, diikuti oleh 10 Tim yang masing-masing tim terdiri dari 3 orang siswa. Sehingga totalnya berjumlah 30 siswa”, jelas Eva.

Acara ini sekaligus sebagai sarana pengenalan Prodi D3 OSI kepada siswa SMA. Melalui kegiatan itu, Eva berharap para siswa dapat menumbuhkan minat dan kreativitasnya. “Harapan dari kegiatan ini adalah siswa dapat menumbuhkan minat dan kreativitas di bidang teknologi, menambah wawasan dan pengalaman, serta melatih kemampuan berpikir mereka untuk dapat merancang program robot yang lainnya,” pungkasnya.

“Dengan bekal tersebut, mereka juga dapat mengikuti perlombaan-perlombaan robot tingkat regional atau nasional,” tandas Eva. (*)

Penulis: Erika Eight Novanty

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu