Mira, Mahasiswi Akuntansi PSDKU yang Konsisten Harumkan Nama Almamater Lewat Dangdut

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ilustrasi oleh Tim Panitia
Ilustrasi oleh Tim Panitia

UNAIR NEWSDangdut is the music of my country, begitu lantunan lagu yang familiar bagi kita, dibawakan oleh Project Pop pada tahun 2003 silam. Mungkin tidak hanya lantunan, namun begitu pula yang melekat pada diri Mira Puspita, mahasiswi Universitas Airlangga Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Bulan ini, Mira berhasil menyabet posisi juara pertama pada perlombaan dangdut online, Keluarga Juara Dangdut season 2. Perlombaan ini cukup unik karena sistem online dan tiap minggunya penyeleksian dilakukan melalui grup WhatsApp dan peserta mengirimkan rekaman suaranya melalui voice note. Meski begitu, perlombaan ini cukup terkenal, ramai dan bahkan bertaraf nasional.

“Aku memang sering cari-cari lomba dangdut, karena di Banyuwangi itu jarang, lebih sering lomba lagu Banyuwangi sementara aku butuh mengasah kemampuan dangdutku. Kemudian awal dikenalkan lomba ini dari temanku di Madura, yang juga mengikuti Dangdut Academy 4,” cerita Mira saat ditemui UNAIR NEWS.

Mira menjelaskan bahwa lomba ini menarik karena selain sistemnya online, juga tidak dipungut biaya sama sekali. Padahal, lanjutnya, pemenang dijanjikan hadiah dan juga piagam penghargaan meliputi tropi dan sertifikat.

Meski sempat skeptis karena sistem lomba yang tidak familiar dan harus melawan 222 peserta dari seluruh Indonesia, Mira tetap memutuskan untuk mencoba perlombaan Keluarga Juara Dangdut ini. Peserta yang mengikuti pun tidak main-main, ada yang berasal dari Aceh, Bali, Bogor, Lampung, Riau, dan masih banyak lagi. Dari 222 peserta ini kemudian diseleksi menjadi Top 36 yang kemudian diberi tantangan tiap minggunya sebagai bagian dari proses seleksi.

“Meskipun online, peserta juga diarahkan untuk tetap kreatif. Seperti pernah ada tantangan untuk duet, jadi harus menggunakan aplikasi lain,” jelas wanita yang sempat masuk ke 18 besar Dangdut Academy 4 ini.

Setelah proses seleksi yang panjang, Mira akhirnya masuk ke Top 3 dan mewakili Jawa Timur, sementara dua yang lain berasal dari Provinsi Riau. Mira pun bercerita bahwa awalnya ia sempat ragu karena kedua lawannya memiliki cengkok melayu. Membawakan tiga lagu yang salah satunya adalah Bumi Semakin Panas mengantarkan Mira menjadi juara dari Keluarga Juara Dangdut.

“Meski event virtual, waktu pengumuman juga sempat deg-degan dan seneng banget saat diumumkan menjadi pemenang. Saat ini juga aku ikut lomba virtual lain. Manfaatnya pun banyak, selain tidak keluar uang, banyak pelajaran yang aku dapat dan persiapan juga saat nantinya aku ikut lomba yang riil,” pungkasnya.

Penulis: Tsania Ysnaini Mawardi

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Berita Terkini

Laman Facebook

Artikel Populer
Close Menu