Delegasi UNAIR Sapu Bersih Perolehan Juara dalam ISBSP 2019

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
ISBSP 2019
Delegasi UNAIR besama delegasi ISBSP yang lain di sela-sela acara. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – International Social Business Summer Program (ISBSP) diadakan oleh Daffodil International University, Dhaka, Bangladesh pada 12-22 Juli 2019. Setiap tahun kegiatn itu diikuti oleh Mahiswa S1 dan S2 dari seluruh dunia serta melibatkan dosen, akademisi, dan praktisi.

Universias Airlangga mengirimkan total 6 Mahasiswa diantaranya Celine Ilyassin (MAKSI 2017), Nikmatul Fuadah (MSEI 2018), Dyta Septiyatik (Bahasa dan Sastra Inggris 2015), Nusrotul Hidayah (Ekonomi Islam 2015), Soraya Kamila Humaira (Manajemen 2016), dan Gery Lusiano (Akuntansi 2017) serta 2 dosen pendamping yaitu Dr. Wisudanto, S.E, MM, CFP, ASPM (Sekretaris PUSPAS) dan M. Thanthowy Syamsuddin,SE, MBA (Departemen Manajemen).

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Social Business sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan sosial. Gagasan social business tercetus oleh Prof.Muhammad Yunus dengan memperkenalkan konsep kredit mikro sekaligus pendiri Grameen Bank pada 1976. Hal inilah yang mengantarkan beliau mendapat Nobel Peace Price,” ungkap Gery Lusiano selaku salah satu peserta. 

ISBSP 2019, lanjutnya, merupakan serangkaian acara yang didesain untuk memperkenalkan Social Business sekaligus mengimplementasikannya dalam bentuk Social Business Plan Competition. Peserta ISBSP 2019 berasal dari Indonesia, Iran, Afrika Selatan,India,Somalia, Jordania,Korea Selatan, Irak,Jepang,China dan Sri Lanka. Selama 3 hari pertama peserta mendapatkan materi pengenalan dari para ahli di bidang Social Business. Kegiatan ini dilaksanakan didalam kelas dalam format ceramah (lecture), Focus Group Discussion, dan Game. Hari ke 4-6 peserta mulai dibentuk dalam kelompok untuk menyusun Social Business Project Plan.

“Kegiatan ini juga meliputi survei pelanggan dan kunjungan industri. Di akhir kegiatan, para peserta mengikuti Panel Diskusi dan Social Business Plan Competition,” tandasnya.

UNAIR, jelasnya, mendapat kehormatan untuk menjadi salah satu speaker dalam Panel Diskusi yang bertajuk Challange and Opportunity of Social Business di Dhanmondi,Dhaka yang diwakili oleh Dr.Wisudanto, S.E, MM, CFP, ASPM., selaku Sekretaris PUSPAS.

Setelah panel diskusi usai, seluruh peserta yang terbagi ke dalam beberapa kelompok menyampaikan presentasi Social Business Plan dihadapan para dewan juri. 3 Tim dari UNAIR berhasil menyabet gelar Juara 1 dan 2 dalam Social Business Plan Competition. Tim 1 mengambil judul Manusa Plastic Bank yang diketuai Gery Lusiano beranggotakan Dyta Septyatik dan Nusrotul Hidayah berhasil meraih Juara 1. Pemilihan Judul tersebut dilatarbelakangi oleh jumlah sampah plastik yang terus meningkat setiap tahun dan berdampak pada pencemaran lingkungan.

“Ini merupakan konsep recycling plastik menjadi produk yang ramah lingkungan. Hal ini akan membuka lapangan kerja baru secara efisien melalui penyederhanaan rantai distribusi pengiriman sampah plastik,” ujarnya.

Selanjutnya, Tim 2 dan Tim 3 berhasil menjadi Runner Up bersama terdiri dari Soraya Kamila Humaira, Dr. Wisudanto, S.E, MM, CFP, ASPM , M. Thanthowy Syamsuddin, SE, MBA, dan Nikmatul Fuadah.

Penulis: Gery Lusiano

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu