NUDC dan KDMI 2019 Usai, Para Pemenang Tatap Kompetisi Debat Internasional di Thailand

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
SALAH satu peserta saat menyampaikan gagasan dalam kompetisi debat bahasa Inggris di Aula Garuda Mukti Kampus C UNAIR. (Foto: Erika Eight Novanty)
SALAH satu peserta saat menyampaikan gagasan dalam kompetisi debat bahasa Inggris di Aula Garuda Mukti Kampus C UNAIR. (Foto: Erika Eight Novanty)

UNAIR NEWS ­– Pergelaran National University Debating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) 2019 di Universitas Airlangga resmi berakhir pada Kamis malam (18/7/2019). Bertempat di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen Kampus C UNAIR, sejumlah seremonial dan hiburan dari mahasiswa UNAIR menyempurnakan ajang penutupan kompetisi mahasiswa se-Indonesia itu.

Tercatat terdapat sebanyak 119 kelompok peserta yang bersaing dalam kompetisi tersebut. Seluruhnya berasal dari 14 wilayah perguruan tinggi se-Indonesia, baik perguruan tinggi negeri maupun swasta. Perinciannya, 336 mahasiswa merupakan peserta NUDC dari 112 universitas. Dan, terdapat 112 peserta KDMI dari 28 universitas.

Sekretaris Dirjen Belmawa Kemenristekdikti Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE., dalam sambutannya menyampaikan, segala persaingan dalam kompetisi yang telah berlangsung merupakan bagian dari proses pembangunan mental logika berpikir mahasiswa Indonesia. Yang terpenting dari kompetisi tersebut, seluruh peserta mesti menyadari bahwa semuanya berdiri pada satu barisan. Yakni sebagai mahasiswa Indonesia.

”Sebagai mahasiswa Indonesia, semuanya memiliki tanggung jawab turut serta membangun kemajuan bangsa dan negara dengan mengasah kemampuan masing-masing,” ujarnya.

”Terutama meningkatkan kemampuan logika berpikir dan mengemukakan argumen seperti terwujud dalam kompetisi debat kali ini,” imbuhnya.

Berdasar hasil kompetisi yang dimulai pada tanggal 14 dan berakhir pada tanggal 19 Juli 2019, akhirnya diumumkan daftar pemenang NUDC dan KDMI 2019. Juara I KDMI diraih Institut Pertanian Bogor (IPB); Juara II Universitas Negeri Malang (UM); Juara III Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Islam Sunan Agung, dua universitas.

Selain itu, ada 12 mahasiswa yang terpilih sebagai pemenang kategori Pendebat Terbaik KDMI. Secara berurutan, Pendebat Terbaik I adalah Muhammad Zufar Farhan Z., Universitas Gajah Mada (UGM); Muhammad Rafly Rizky P. (UGM); Citra Dewi H., Universitas Negeri Yogyakarta (UNY); Astrid Ningtyas F. (UGM); Fahrul Ahyan (UB); Rifky Zachris D., Universitas Indonesia (UI); Gardahadi Institut Teknologi Bandung (ITB); Ervin Naufal A. (ITB); Kael Dilon E. (IPB); Muhammad Ghifari Karsa, Universitas Syiah Kuala; Ghiffary Yovandika A. F. (UB); dan Cinta Vidate (ITB).

Sementara itu, pada NUDC 2019, terdapat dua kategori yang dilombakan. Yakni, Main Draw dan Novice.

Pemenang kategori Main Draw adalah Maerel Dhalia Arumnisa dan Yusuf Alfat Fauzani dari Universitas Diponegoro (Undip); diikuti Joshua Chang dan Danny Purnama delegasi Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya yang menempati 1st Runner Up; lalu Rahma Hanum Amalia Sugianto dan Firsttolia Larasati Yan S. (UGM), dan terakhir Adam Rifky dan Derril Pramana Tungka (UI) sebagai 3rd Runner Up.

Berikutnya, untuk kategori Novice adalahErnest Nathan Handrijono dan Syella Telyvia Tania dari Universitas Dian Nuswantoro; disusul Fahira Zheryn Azzahra dan Maria Lucia Dwigama Purba dari Universitas Riau; Putu Ditha Tilottami Upaningtyas dan Rizaldy Wahyudinata Danupoyo dari Universitas Udayana; serta Ivan Paskal dan Angga Djovangka Putra dari Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia.

Selain itu, terdapat 15 pemenang kategori Main Draw Best Speaker. Peraih medali emas, yakni Rahma Hanum Amalia Sugianto dan Firsttolia Larasati Yan Sugianto (UGM), Derril Pramana Tungka dan Adam Rifky (UI), juga Bobby Ongkojoyo dari Universitas Surabaya (Ubaya).

Lalu, peraih medali perak, yakni Giovanni Nickson Zefanya (Unpad); Daud Hernoud Christhen Loudoe (Ubaya), Madeleine Claudya dan Livina Septiana (Unika Atma Jaya), dan Salsafia Putri (ITB).

Dan, peraih medali perunggu adalah Liana Tan (Universitas Bina Nusantara); Maerel Dhalia Arumnisa (Undip); Cheryl Michelin Pangestu (Universitas Parahyangan); Randy Rentanaka (ITB); dan Devi Salsabila (Universitas Airlangga).

Kategori lainnya dari NUDC 2019 adalah kategoriNovice Best Speaker. Terdapat 15 pemenang. Peraih medali emas adalah Feliani dan Leonardo (Universitas Tanjungpura); Jodi Satria Affan (Universitas Islam Sultan Agung); Ernest Nathan Handrijono (Univ. Dian Nuswantoro); dan Kenneth Winston Aurel (Universitas Sam Ratulangi).

Medali perak kategori Novice Best Speaker diraih Rizaldy Wahyudinata Danupoyo dan Putu Ditha Tilottami Upaningtyas (Universitas Udayana); Desmery Natalia Tarigan (USU); Faraytodi Gibra (Universitas Andalas) dan Diah Annisa Aprilia (Universitas Tadulako).

Terkahir, medali perunggu diraih T. Angga Djovangka Putra (Poltek Wilmar Bisnis); Maria Lucia Dwigama Purba (Universitas Negeri Riau); Ongky Andriawa (Universitas Andalas); Muhammad Rayhan Al Farizi (Universitas Islam Indonesia) dan Asri Syawalia (Universitas Bangka Belitung).

Selain itu, kategori lomba Non-Debat, Winamora Dapa (Unpad) meraih tempat pertama Essay Writing Competition. Berikutnya, Eka B.W. (Undip) dan I Putu Bagus Dimas (Universitas Presiden).

Sedangkan kategori Public Speaking Competition, juara pertama diraih Jasmine dari ASM Cendana; lalu Yimma Lorinda (Universitas Muhammadiyah Jakarta); dan Arif Darmawan (Universitas Sultasn Ageng Tirtayasa).

Perlu diketahui, seluruh pemenang NUDC 2019 akan diberangkatkan ke ajang internasional. Tepatnya ke Thailand untuk mengikuti World Universities Debating Championship (WUDC) mewakili Indonesia. (*)

Penulis: Erika Eight Novanty

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Berita Terkini

Laman Facebook

Artikel Populer
Close Menu