D3 Keperawatan Juga Bekali Lulusan Keterampilan Berwirausaha

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
SESI foto bersama Ns. Dhian Restika Perbani, S. Kep., dan Ali Sairozi, SKM., S. Kep., Ns., M.Kes., selaku pembina Hima D3 Keperawatan UNAIR bersama peserta di acara Nurshing Enterpreuneur Training pada 16 Juli2019. (Foto : Istimewa)
SESI foto bersama Ns. Dhian Restika Perbani, S. Kep., dan Ali Sairozi, SKM., S. Kep., Ns., M.Kes., selaku pembina Hima D3 Keperawatan UNAIR bersama peserta di acara Nurshing Enterpreuneur Training pada 16 Juli2019. (Foto : Istimewa)

UNAIR NEWS – Banyak orang berpikir bahwa untuk berprofesi sebagai perawat sangatlah mudah. Nyatanya, setelah lulus dari bangku perkuliahan, calon perawat tidak dapat langsung menjalankan profesinya sebagai perawat. Sebab, mereka harus menunggu kurang lebih dua bulan untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) Perawat terlebih dahulu.

Hal itulah yang menggerakkan Himpunan Mahasiswa (Hima) Prodi D3 Keperawatan Universitas Airlangga (UNAIR) menemukan solusi terkait hal tersebut. Pada Selasa (16/7/2019) telah diadakan kegiatan bertajuk Nurshing Enterpreneurship Training di Aula Kampus D3 Keperawatan UNAIR Lamongan.

Acara yang diikuti sebanyak 231 mahasiswa itu memang dikhususkan bagi mahasiswa semester akhir. Tujuannya adalah membekali mahasiswa semester akhir agar nanti dapat berwirausaha setelah lulus. Meskipun begitu, ada beberapa peserta dari semester II dan IV yang juga mengikuti kegiatan tersebut.

”Acara ini merupakan media pembelajaran bagi mahasiswa UNAIR tentang peran perawat menjadi wirausaha,” tutur M. Syaid Jamalluddin selaku ketua pelaksana.

”Serta diharapkan, bidang kewirausahaan dapat menjadi platform baru bagi seorang perawat,” lanjutnya.

Yang menarik dari acara itu, seluruh pemateri merupakan perawat yang tengah menekuni dunia wirausaha. Yakni, Ns. Munadi S.Kep. selaku pemilik Rumah Sakit Surya Medika; Ns. Joko Purwanto, S.Kep. yang merupakan Hipnoterapis sekaligus penggagas metode Quantun Relaksasi Healing (QRH); Ns. Dhian Restika Perbani, S.Kep., pendiri Rumah Asuhan Keperawatan Luka (ASKA) Sidoarjo; dan Lailatul Fadliyah, S.ST., M. Kes. selaku dosen D3 Keperawatan UNAIR yang juga mendirikan usaha Baby Spa.

Pada kegiatan itu, peserta diberikan wawasan mengenai dunia wirausaha. Mulai membagikan pengalaman hingga memberikan trik serta tips memulai sebuah usaha. Bukan hanya itu, pemateri juga memberikan motivasi berwirausaha kepada peserta. Kegiatan itu diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dalam meningkatkan jiwa wirausahanya.

”Berwirausaha itu tidak langsung sukses. Jatuh bangun itu sudah biasa, maka jangan menyerah,” ungkap Ns. Dhian Restika Perbani. (*)

Penulis: Erika Eight Novanty

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu