Seperti ini Makna Mudik bagi Mahasiswa PSDKU UNAIR di Banyuwangi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
ilustrasi oleh mans co id
ilustrasi oleh mans co id

UNAIR NEWS – Mudik merupakan suatu hal yang ditunggu-tunggu setiap waktu, terutama dalam momen hari raya lebaran. Mahasiswa Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Airlangga di Banyuwangi turut merayakan datangnya hari raya lebaran di tahun 2019 ini.

Lalu, bagaimanakah makna mudik di tahun 2019 ini bagi mahasiswa? Apakah hal tersebut menjadi suatu hal yang dinantikan? Berikut telah UNAIR NEWS rangkum pendapat dari beberapa mahasiswa PSDKU UNAIR di Banyuwangi.

Xindy Imey Pratiwi, Fakultas Kesehatan Masyarakat 2017

“Mudik itu satu hal yang epic, yang pasti dikangenin setiap tahun. Apalagi kalo itu momen saat lebaran. Tapi sayangnya aku setiap lebaran tidak pernah mudik. Dan at least, yang ditunggu-tunggu dari mudik tersebut yaitu ketemu sama orangtua pastinya. Walaupun biasanya kalau mudik, ada banyak perkara seperti tiket yang mahal, dan berdesak-desakan dengan orang ramai. Tetapi, lelah dan mahal tersebut akan terbayar dengan family time yang ditunggu-tunggu selama satu semester.”

Dwiky Rachmat Hidayatulloh , Fakultas Kedokteran Hewan 2017

“Mudik sudah menjadi tradisi tahunan bagi masyarakat Indonesia menjelang hari raya, mudik itu sesuatu yang wajib buat para perantau yang harus kembali ke kampung halamannya. Seseorang yang melakukan mudik, bertujuan agar hari raya dapat berkumpul bersama keluarga untuk merayakan bersama hari kemenangan serta saling ber-maaf maafan.”

Satria utama, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 2017

“Mudik adalah sebuah perjalanan untuk bertemu keluarga, namun keluarga disini bisa di artikan luas lagi, dimana teman-teman yang kita anggap sebagai saudara itu juga termasuk keluarga. Menurutku, mudik itu gak harus pulkam, karena bisa juga pergi ke keluarga yang tidak berada di kampong halaman.”

Eqia Arum Azzahro, Fakultas Kesehatan Masyarakat 2017

“Mudik itu perjalanan balik ke kampung halaman setelah lama di perantauan. Mudik itu waktu yang dinanti-nanti. Bahkan karena terlalu dinanti, biasanya kita bisa menghitung hari saat ini sampai hari H waktunya mudik. Biasanya kalau di Indonesia, mudik itu mendekati hari raya karena hari raya merupakan waktu keagamaan yang sacral. Dimana hari raya itu adalah waktu semua keluarga untuk kumpul.”

Penulis : Athiya Adibatul Wasi

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu