Bantuan Kursi Roda PUSPAS untuk Akademisi UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Rozi S.Pi., M.Biotech., dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR saat menerima bantuan kursi roda dari PUSPAS UNAIR pada Rabu (29/5/2019). (Foto: Dhea Meidiana)

UNAIR NEWS – Pusat Pengelolaan Dana Sosial (PUSPAS) Universitas Airlangga (UNAIR) memberikan bantuan berupa kursi roda kepada Rozi S.Pi., M.Biotech., dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) yang mengalami kecelakaan saat melakukan penelitian beberapa waktu yang lalu. Pemberian kursi roda itu berlangsung pada Rabu (29/5/2019), bertempat di ruang dosen Gedung Cakalang FPK UNAIR.

Pemberian bantuan tersebut dihadiri oleh Dr. Tika Widiastuti, SE., M.Si., selaku ketua, Dr. Wisudanto SE., MM. CFP., selaku  sekretaris, dan Desi Wulan Sari, S.Pi., M.Si., selaku ketua Divisi Penyaluran PUSPAS UNAIR.

Pemberian bantuan kursi roda kepada Rozi tersebut merupakan salah satu tujuan PUSPAS untuk mendukung berlangsungnya Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan UNAIR. Rozi merupakan dosen pada mata kuliah Mikrobiologi, Bioteknologi Molekular, dan Analasis Penyakit Ikan di FPK UNAIR. Dalam kesempatan tersebut Rozi, menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada PUSPAS UNAIR karena sudah memberikan bantuan berupa kursi roda baru.

Meski memiliki keterbatasan, Rozi tetap semangat untuk menyampaikan ilmunya kepada mahasiswa. Keterbatasan tersebut diatasinya dengan kursi roda untuk menunjang mobilitasnya sehari-hari. Rozi menceritakan bahwa kursi roda yang lama cukup membuatnya kesakitan karena tidak adanya alas duduk yang nyaman.

Rozi bercerita, selama mengenakan kursi roda lama, ia harus menahan rasa panas dan nyeri selama dua sampai tiga jam duduknya. Setelah dua sampai tiga jam tersebut Rozi harus berbaring untuk mengurangi rasa nyeri. Rozi juga mengatakan, memang anjuran dari dokter bahwa paska amputasi dirinya tidak diperbolehkan untuk duduk dalam jangka waktu yang lama.

Rozi (tengah, di kursi roda) bersama pimpinan FPK dan PUSPAS usai penyerahan kursi roda di ruang dosen Gedung Cakalang Lantai 2 FPK UNAIR. (Foto: Dhea Meidiana)

“Untuk kursi roda yang sekarang lebih ringan saat didorong. Kemudian ada alas yang berongga sehingga lebih nyaman saat diduduki,” tutur Rozi.

Rozi juga menambahkan bahwa kursi roda yang baru itu lebih ringan saat diangkat maupun didorong dan juga tahan lama dibandingkan yang sebelumnya.

“Dengan kelebihan-kelebihan ini saya harapkan untuk melakukan aktivitas Tri Dharma baik mengajar, penelitian, maupun pengabdian masyarakat, mobilisasinya lebih mudah,” katanya. (*)

Penulis: Dhea Meidiana

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).