UNAIR-Universitas Pertamina Bakal Adakan Konferensi Internasional Manajemen

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
TANDA TANGAN, dari kiri, Wakil Rektor III Universitas Pertamina Budi W. Soetjipto, Ph. D dan Wakil Rektor III Prof. Ir. Moch. Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D., saat menandatangani Mou (Memorandum of Understanding) pada Rabu (22/5/2019) di Ruang Wakil Rektor III UNAIR, Kantor Manajemen Kampus C. (Foto: Feri Fenoria Rifa’i)
TANDA TANGAN, dari kiri, Wakil Rektor III Universitas Pertamina Budi W. Soetjipto, Ph. D dan Wakil Rektor III Prof. Ir. Moch. Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D., saat menandatangani Mou (Memorandum of Understanding) pada Rabu (22/5/2019) di Ruang Wakil Rektor III UNAIR, Kantor Manajemen Kampus C. (Foto: Feri Fenoria Rifa’i)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga bersama dengan Universitas Pertamina bakal mengadakan konferensi Internasional manajemen pada Juni 2019. Konferensi itu bertajuk Konferensi Asia Academy of Manajement (AAOM) 2019. Kesepakatan penyelengaraan konferensi prestisus dari Association of Manajemen (AoM) itu ditandai dengan penandatanganan Mou (Memorandum of Understanding) pada Rabu (22/5/2019) di Ruang Wakil Rektor III UNAIR, Kantor Manajemen Kampus C.

Dari pihak UNAIR, Wakil Rektor III Prof. Ir. Moch. Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D., bertemu dengan Wakil Rektor III Universitas Pertamina Budi W. Soetjipto, Ph. D sebagai pihak kedua. Dalam kesempatan itu pula, keduanya melakukan penjajakan sejumlah potensi kerja sama yang lain. Terutama terkait dengan tridharma perguruan tinggi bidang pengadian masyarakat.

Bagi kedua universitas, terutama UNAIR, konferensi internasional tersebut menjadi kesempatan yang sangat penting. Mengingat, konferensi itu bakal melibatkan akademisi bidang manajemen dari universitas terbaik di 23 negara. Baik berasal dari Asia, Eropa, maupun Amerika.

Ketua Panitia dari UNAIR T. Aria Auliandri, M.Sc., menyampaikan bahwa dalam bidang manajemen, AoM merupakan salah satu organisasi manajemen dunia yang punya reputasi. Secara rutin, AoM menggelar konferensi internasional manajemen di berbagai negara. Kali ini agendanya dilaksanakan di Indonesia.

”Jadi, konferensi ini rutin di gelar setiap dua tahun sekali. Dari Indonesia, ada 46 penulis yang mengirimkan paper-nya,” ujarnya.

Yang berasal dari UNAIR, lanjut Aria, terdapat enam paper yang turut masuk. Di sisi lain, penunjukkan UNAIR menjadi co-host menjadi penting. Itu sejalan dengan target program internasional yang tengah didorong dalam lingkungan UNAIR.

”Salah satu nilai positifnya, networking. Kita (akademisi, Red) dapat melakukan penjajakan kerja sama berbagai bidang. Terutama bidang keilmuan manajemen,” ucapnya.

Menambahkan pernyataan Aria, Wakil Rektor III Universitas Pertamina Budi menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bukan hanya membahas hal terkait konferensi AAOM 2019. Sejumlah potensi kerja sama turut dibahas.

”MoU ini (kerja sama AAOM 2019) sebenarnya terkait dengan konferensi yang bakal di gelar di bali pada 19-23 Juni 2019. Kami (UNAIR dan Universitas Pertamina) jadi co-host bersama. Tadi adalah perincian pembagian kerja samanya.

 

Kerja Sama Lintas Bidang

Budi menjelaskan, pertemuan tersebut juga menghasilkan sejumlah kerja sama yang lain ke depan. Kerja sama itu disesuaikan dengan kelebihan setiap kampus, baik UNAIR maupun dengan Universitas Pertamina. Yakni, bidang kesehatan dari UNAIR dengan beberapa program studi teknik di Universitas Pertamina.

”Hasil pertemuan in sebetulnya ada beberapa kerja sama yang bakal ditindaklanjuti. Terkait dengan pengabdian masyarakat,” katanya.

”Intinya, UNAIR kan punya fakultas kedokteran. Universitas Pertamina belum. Tapi, kami punya rumah sakit. Itulah nanti yang kita lakukan ke depan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UNAIR Prof Amin mengungkapkan UNAIR selalu terbuka terkait dengan kerja sama yang membawa kemajuan pada setiap universitas. Perihal pertemuan tersebut, sejumlah potensi kerja sama turut di bahas.

”Jadi, ini tentang kerja sama. Terkait dengan konferensi. Jadi bakal menggelar secara bersama  konferensi internasional manajemen,” sebutnya.

”Melalui hal itu, kita (UNAIR dan Pertamina, Red) juga menjajaki sejumlah kerja sama yang lain ke depan,” tambahnya.

Prof. Amin menyampaikan, potensi itu mengarah pada kerja sama bidang pengabdian masyarakat. Terdapat kemungkinan kolaborasi penyelengaraan kegiatan KKN (kuliah kerja nyata) tematik bagi mahasiswa. Selain itu, juga terdapat pembahasan tentang potensi kerja sama dengan perusahaan-perusahaan mitra Pertamina.

”Tadi juga membahas terkait dengan program-program fast track. Dari sini, semoga ada tindak lanjut yang signifkan,” katanya.

Pada akhir, Prof Amin kerja sama itu mampu mendorong peningkatan bidang lain. Khususnya dalam hal kontribusi dan peran perguruan tinggi dalam turut memajukan bangsa. (*)

Penulis: Feri Fenoria Rifa’i

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu