Tips Ala Yuda dalam Mengimbangi Prestasi Akademik dan Organisasi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Yuda Prayogi saat presentasi dalam penjaringan Campus Ambassador UNAIR Banyuwangi 2019 (Foto: Istimewa)
Yuda Prayogi saat presentasi dalam penjaringan Campus Ambassador UNAIR Banyuwangi 2019 (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Menjadi mahasiswa mempunyai pilihan selama masa studi di kampus, bisa fokus akademik, prestasi, maupun menjadi organisator. Kebanyakan mahasiswa hanya mampu fokus dalam satu hal saja, namun berbeda dengan Yuda Prayogi, salah satu mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat PSDKU UNAIR di Banyuwangi yang berhasil menyeimbangkan tiga hal tersebut di masa kuliahnya.

Menurutnya, menjadi mahasiswa memang dituntut untuk menjalankan tiga hal tersebut, sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga ketika salah satu elemen dalam mahasiswa tidak berjalan dengan baik, maka mahasiswa itu kurang berhasil.

“Jadi, dengan manajemen yang baik, saya mencoba agar tiga hal yang seharusnya dimiliki mahasiswa bisa berjalan dengan baik,” ujar mahasiswa angkatan 2017 tersebut.

Dalam kegiatan akademik, Yuda merupakan Mawapres UNAIR PSDKU di tahun 2018. Selain itu, ia juga aktif dalam penelitian dosen, yang terbaru yaitu menjadi salah satu penulis “Buku Modul Skrining oleh Kader Kepada Kesehatan Mental Ibu Hamil dan Menyusui”.

Mahasiswa putra daerah Banyuwangi tersebut juga memberikan tips dalam mengimbangi akademik, prestasi dan organisasi, yaitu dengan membuat capaian target. Di tahun 2019, ia telah mencatatkan ada 63 target yang akan dibagi setiap bulannya untuk mengetahui apa saja yang harus dicapai, serta membuat skala prioritas.

“Tidak hanya membuat capaian target, support orang tua juga saya butuhkan, terutama melalui doa-doa beliau, serta dukungan teman-teman dan lingkungan,” imbuhnya.

Selain aktif dalam kegiatan akademik, Yuda juga beberapa kali memenangkan perlombaan. Terbaru yaitu first runner up Campus Ambassador UNAIR Banyuwangi, delegasi Dinas Koperasi Banyuwangi untuk presentasi karya ilmiah, juara 1 Lomba Essay Nasional, serta yang akan mendatang yaitu Conference GHC Singapore tentang pendidikan kesehatan reproduksi yang akan dilaksanakan bulan Juli mendatang.

Kepala Departemen Sosial Masyarakat Keluarga (KM) Mahasiswa PSDKU UNAIR Banyuwangi tersebut, juga aktif dalam misi sosial, kini ia sedang memberdayakan desa Tamansari-Banyuwangi sebagai desa binaanya dalam program kerja di KM. Sebelumnya, ia telah beberapa kali terjun langsung menjadi relawan bencana alam, seperti bencana Tsunami Banten dan bencana Palu kemarin.

“Fokuslah dengan target kita, jangan hiraukan omongan-omongan negatif orang lain yang berusaha merendahkan kita, karena usaha kita tidak akan berjalan dengan baik, sedangkan waktu terus berjalan dan target juga harus dijalankan,” ungkap Yuda.

Pada akhir pertemuan dengan UNAIR NEWS, Yuda memberikan sedikit pesan kepada teman-teman mahasiswa. Bahwa dalam mencapai apapun utamakan niat karena kebermanfaatan untuk lingkungan.

“Upayakan awali dengan niat yang baik, agar nantinya ketika capaian kita tidak sesuai target, kita dapat menerima dengan ikhlas, dan jika capaian mencapai target insyaAllah rasa syukur yang kita dapat lebih bermakna,” pungkasnya. (*)

Penulis: Bastian Ragas

Editor: Nuri Hermawan

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu