Menjadi Youtuber di Era Digital, Kenapa Tidak?

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
VINCENT Ricardo sedang menjelaskan cara membuat serta mengedit video yang menarik dan efektif dalam kegiatan branding class pada Jumat, (17/5/2019) di Aula Mindrowo FEB UNAIR.

UNAIR NEWS – Departemen public relations (hubungan masyarakat) Himpunan Mahasiswa (HIMA) program pendidikan (Prodi) Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar branding class pada Jumat (17/5/2019) di Aula Mindrowo FEB UNAIR. Tema yang dibahas dalam branding class tersebut yaitu cara membuat dan mengedit video menarik dan efektif.

Hadir sebagai narasumber Vincent Ricardo (Youtuber), mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Indonesia (UI). Vincent menjelaskan poin-poin penting yang perlu diperhatikan agar menjadi youtuber terkenal utamanya bagi pemula. Yaitu intensi, passion (Kegemaran), dan production value (Nilai produksi).

Untuk menjadi seorang youtuber, uang bukan menjadi persolan utama, melainkan untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan kepada orang lain (Mendidik, red) dengan video yang dibuat. Sehingga dalam pembuatan video, topik yang dipilih juga perlu disesuaikan dengan passion seperti membaca, musik, dan olahraga. Hal itu juga turut serta menentukan produktivitas seorang youtuber dalam membuat video. Banyak orang gagal ditengah jalan karena tidak sesuai dengan passion dalam membuat video.

Lanjut Vincent, nilai produksi video sangat penting posisinya agar bisa bersaing dengan para youtuber lainnya. Penting untuk menciptakan gaya khas dalam membuat video seperti skenario dan topik yang unik. Apabila seorang youtuber tidak menciptakan terobosan berbeda, maka besar kemungkinan ia akan kalah bersaing dengan para youtuber sudah terkenal lebih dulu.

“Kita lihat saat ini banyak artis yang menjadi youtuber. Besar kemungkinan kanal youtube mereka akan ditonton oleh banyak orang. Maka, cara menghadapi ini ialah dengan menciptakan nilai produksi yang bermutu supaya orang tetap menonton kanal youtube yang kita buat dan tetap eksis menjadi youtuber,” tuturnya.

Selain itu, Vincent juga mengungkapkan bahwa tidak mudah menjadi seorang youtuber yang sukses. Menjadi seorang youtuber terkenal dan sukses sangatlah mahal, lelah, dan sulit. Namun, apabila sudah memiliki reputasi diri yang bagus (personal branding) maka secara otomatis akan mendatangkan hasil yang memuaskan.

“Di era yang serba canggih, kita tidak perlu lagi berpikir bahwa mencari pekerjaan itu susah. Yang terpenting adalah kita menekuni hal yang kita lakukan. Menjadi youtuber misalnya, apabila sudah memiliki personal branding yang bagus, video yang berdurasi 5-8 menit bisa menghasilkan uang 500 juta sampai denga 2 milyar,” tambahnya. (*)

 

Penulis : Ransis Putra Gaut

Editor    : Khefti Al Mawalia

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu