Tingkatkan Kualitas Kinerja, KPPU Lakukan Kerja Sama dengan UNAIR

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Ketua KPPU RI Kurnia Toha saat melakukan diskusi bersama Rektor UNAIR Prof. Nasih. (Foto: Nuri Hermawan)
Ketua KPPU RI Kurnia Toha saat melakukan diskusi bersama Rektor UNAIR Prof. Nasih. (Foto: Nuri Hermawan)

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menerima kunjungan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Republik Indonesia. Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua KPPU Kurnia Toha itu, diterima langsung Rektor UNAIR Prof. Nasih bersama jajaran pimpinan di ruang rektor pada Jumat (17/5).

Dalam kunjungan tersebut ketua KPPU yang juga didampingi oleh beberapa staf mengutarakan berbagai tujuan dari kunjungan yang dilakukan. Salah satunya mengenai MoU yang bakal dilakukan dengan FEB UNAIR. Kurnia sapaan akrabnya mengatakan bahwa selama ini kinerja KPPU masih perlu banyak perbaikan. Utamanya dalam branding kelembagaan dan fungsional kinerja KPPU sebagai lembaga independen.

“Banyak yang mengira kami ini bagian dari KPU, padahal sangat jauh beda. Untuk itu, kami perlu menggandeng perguruan tinggi agar peran dan fungsi KPPU bisa lebih diketahui oleh publik,” ungkapnya.

Mengenai kerja sama yang difokuskan dengan ekonomi, lulusan FH UI tersebut menjelaskan bahwa lembaga yang ia pimpin akan menambahkan Direktorat Ekonomi. Hal itu, jelasnya, mengingat pentingnya peran para ahli yang bergerak di kajian ekonomi untuk meningkatkan kualitas kinerja di lingkungan KPPU.

“Untuk itu, kami menggandeng FEB agar bisa memberikan masukan dan arahan serta hasil riset kepada kami,” tandasnya.

Tidak hanya itu, lanjut Kurnia, peran para akademisi dari bidang ekonomi diharapkan mampu memberikan banyak perbaikan kinerja kelembagaan di KPPU. Terlebih dalam memberikan masukan, arahan, bahkan saran yang terbaik untuk kinerja lembaga dan juga pemerintah.

“Banyak permasalahan yang ada di KPPU yang terkait dengan isu-isu di dunia ekonomi, untuk itu butuh bantuan riset dari akademisi perguruan tinggi. Dan hal ini saya harap ke depan ada hasil kajian yang komprehensif untuk memecahkan setiap permasalahan,” jelasnya.

Pada akhir, Kurnia kembali menegaskan bahwa ke depan kerja sama dengan FEB UNAIR juga bisa diimplementasikan dalam bentuk diskusi, seminar, maupun menyusun buku. Dari kerja sama yang terjalin, Kurnia menandaskan bahwa semua itu dilakukan untuk kepentingan umum.

“Masukan dan pendapat yang kita berikan kepada pemerintah tidak lain adalah upaya kita semua agar menjadi jalan untuk memberikan kemanfaatan bagi publik,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu