DIMAS Yuliarto (Direktur Grup Perumusan Kebijakan LPS) sedang menyampaikan materi tentang peran dan fungsi LPS terhadap stabilitas sistem keuangan di Indonesia pada Jumat (10/5/2019) di Aula KRT fadjar Notonegoro. (Foto: Ransis Putra Gaut).
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR) bekerjasama dengan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) menyelenggarakan kuliah umum pada Jumat (10/5/2019) di Aula KRT Fadjar Notonegoro FEB UNAIR. Hadir sebagai pemateri yakni Dimas Yuliarto (Direktur Grup Perumusan Kebijakan LPS) dan Sulistya Rusgianto, S.E., M.I.F., Ph.D (dosen FEB UNAIR).

Tema utama yang dibahas yakni tentang “Peran dan Fungsi Lembaga Penjamin Simpanan dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan di Indonesia”. Dimas menjelaskan bahwa LPS resmi berdiri di Indonesia pada 22 September 2005. Sementara sebelumnya, LPS pertama kali muncul di Amerika Serikat dengan nama FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation) yang memberi dampak positif terhadap perbankan di Amerika karena semakin sedikit bank yang bangkrut.

Krisis moneter yang menimpa Indonesia pada tahun 1998 mengamanatkan dibentuknya LPS melalui Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998. Kemudian pada 22 September 2004 Presiden RI mengesahkan UU RI Nomor 24 tentang LPS. Tugas dan fungsi LPS adalah membangun kepercayaan masyarakat terhadap Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat dalam menjamin simpanan nasabah.

“Dulu sewaktu krisis moneter terjadi pada tahun 1998, kepercayaan masyarakat terhadap bank-bank di Indonesia sangat merosot. Saya termasuk dulu yang ikut antrean panjang untuk mengambil uang simpanan saya di bank. Jumlahnya waktu itu 150 ribu rupiah,” tutur Dimas.

Sementara Dr. Sulistya menggungkapkan keprihatinannya terhadap ketatnya likuiditas bank-bank di Indonesia memberi dampak negatif terhadap perekonomian. Yaitu terhambatnya penyaluran kredit/pembiayaan yang berpotensi melambatkan pertumbuhan ekonomi/pembangunan dan turunnya kepercayaan masyarakat terhadap bank.

Sebelum menutup acara tersebut, Dimas menghimbau para peserta yang hadir untuk menabung di bank. “Sekarang anda semua tidak perlu takut menabung uang di bank. LPS menjamin simpanan anda di bank tetap aman,” ungkapnya. (*)

 

Penulis : Ransis Putra Gaut

Editor    : Khefti Al Mawalia

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone