Bakat Sejak Kecil, Resti Berprestasi di UNAIR Berkat Menyanyi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
RESTI menerima Juara I kategori pop solo Islami di Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang tahun 2019. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Restiana Dewi Suliyanti, mahasiswi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR) merupakan salah satu mahasiswi UNAIR yang memiliki prestasi di bidang tarik suara. Resti, sapaan karibnya, memiliki catatan prestasi cukup banyak pada masa perkuliahan.

Resti berhasil memenangkan perlombaan di antaranya Juara III MTQM cabang tilawah Universitas Airlangga tahun 2016, Juara III nasyid tingkat nasional Islamic Fair of Public Health tahun 2018, Juara II nasyid tingkat nasional Islamic Cultural Events tahun 2018, Juara I nasyid se-Jawa Timur UKM Rebbana ITS tahun 2018, dan Juara I pop solo Islami tingkat nasional di Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang tahun 2019.

Mahasiswi asal Jember itu juga aktif membawakan lagu hasil aransemennya sendiri. Hasil aransemen tersebut ia unggah pada akun YouTube dan Instagram.

Bakat olah suara yang dimiliki oleh Resti sudah terasah sejak duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK). Selain itu, bakat tersebut juga menurun dari sang ayah yang juga mahir dalam dunia tarik suara.

Alhamdulillah bakat menyanyi diturunkan dari ayah saya. Ayah saya selain menyanyi, juga mampu memainkan piano,” ucap Resti.

Selain menyanyi, Resti juga mahir dalam memainkan gitar. Peran sang ayah yang mendukung bakatnya tersebut menjadi motivasi baginya untuk terus berprestasi.

Dalam meraih prestasinya di bidang tarik suara, Resti harus jatuh bangun untuk menunjukkan hasil yang maksimal. Latihan yang sering kali menyita waktu belajar harus mampu ia hadapi. Peralatan musik seperti gitar juga menjadi kendala saat latihan ataupun saat tampil. Ia menyikapi kendala tersebut dengan meminjam gitar.

Keterbatasan dalam meraih prestasi tidak menyurutkan tekadnya. Hasil yang didapat selama ini mampu ia investasikan untuk membeli gitar. Gitar tersebut ia digunakan untuk mengaransemen lagu dan ia unggah ke laman media sosial.

Dalam waktu dekat ini, Resti akan merilis lagu hasil ciptaannya. Karya yang ia buat akan dibantu oleh beberapa teman sebagai pengiring musik.

“Beberapa bulan lagi Insyaallah saya akan mengeluarkan lagu ciptaan sendiri diiringi teman-teman saya,” ungkapnya.

Resti berharap mampu menciptakan karya sendiri. Selama ini ia hanya mengaransemen lagu orang lain. Bakat yang ia miliki juga menjadi nilai tambah dalam perkuliahan, terutama sikap percaya diri. (*)

Penulis: Aditya Novrian

Editor: Binti Q. Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).