Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Mahasiswa Unair Adakan Bakti Sosial

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
MAHASISWA KPLA saat memberikan pemeriksaan kesehatan untuk warga di desa Karangan Kidul pada Sabtu (27/4/2019). (Foto: istimewa)

UNAIR NEWS – Kelompok Pengkaji Lingkungan Aesculap Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (KPLA FK UNAIR) kembali mengadakan bakti sosial pada Jum’at (26/04/2019) – Minggu (28/4/2019). Kegiatan yang dinamai Gelar Bakti Aesculap (GBA) tersebut diadakan di Balai Desa Karangan Kidul, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik.

Fatih Nugraha Abdillah selaku ketua penyelenggara mengungkapkan alasan memilih desa Karangan Kidul sebagai tempat dilaksanakannya GBA yakni antusiasme masyarakat desa dalam menyambut kegiatan bakti sosial. “Di desa ini belum pernah ada kegiatan serupa,” tambahnya.

Berlangsung selama 3 hari, respon dari masyarakat desa Karangan Kidul sangat antusias. Bahkan, jumlah peserta melebihi target. Sekitar 160 orang datang dari 150 orang yang ditargetkan.

Di hari pertama, rangkaian acara diawali dengan pengajian bersama masyarakat. Pengajian tersebut ditujukan untuk mengenal warga sekitar lebih dekat.

Dilanjutkan di hari kedua, terdapat 5 kegiatan sekaligus yang diadakan. Kegiatan tersebut meliputi pengobatan gratis, khitanan massal, screening katarak, pemeriksaan IVA dan bekam.

KPLA menyiapkan obat gratis yang sekiranya dibutuhkan oleh masyarakat sesuai dengan diagnosa dokter. Selain itu, juga terdapat cek kesehatan seperti tensi, gula darah, asam urat dan kolesterol.

Untuk screening katarak, KPLA bekerja sama dengan instansi bernama Erry Dewanto Clinic (Klinik EDC). Sedangkan untuk tim bekam, mereka bekerjasama dengan Dompet Dhuafa.

Kemudian pada hari terakhir, kegiatan GBA diisi dengan senam, lomba dan penyuluhan bersama warga sekitar. Penyuluhan yang diberikan menggunakan tema Diabetes Mellitus. Hal itu disebabkan oleh banyaknya warga desa Karangan Kidul yang terdiagnosa penyakit tersebut.

GBA tersebut diadakan untuk mewujudkan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat. “GBA itu sendiri juga acara tahunan yang sudah KPLA adakan dari tahun 1989, jadi acara baksos ini harus dilanjutkan setiap tahunnya, jangan sampai berhenti,” ungkap Fatih.

Dalam kegiatan itu diharapkan masyarakat desa Karangan Kidul lebih “melek” akan kesehatan. Gaya hidup masyarakat juga bisa lebih baik sehingga risiko terkena penyakit diabetes semakin kecil. (*)

 

Penulis : Mu’ammarin Rosikhuna Ilma

Editor : Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu