UKM Menwa Mantap Siapkan Personel Upacara Hardiknas

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Para personel Menwa melakukan latihan upacara dalam rangka Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei. (Foto: Faisal Dika)

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Airlangga (UNAIR) menyiapkan personel terbaik untuk upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei. Hal tersebut dapat dilihat dari kegiatan latihan yang dilakukan setiap hari di lapangan depan kantor Menejemen UNAIR. Seperti yang tampak pada hari Minggu (28/4/19).

Galih Aji Sukma salah satu personel Menwa yang ditugaskan menjadi Trisula mengungkapkan bahwa latihan yang diberikan satgas kepada peserta berdampak sangat baik. Secara tidak langsung, harapannya dapat mengingatkan kepada mahasiswa akan perjuangan para pahlawan, utamanya dalam dunia pendidikan di Indonesia.

“Yang pasti di sini kita dilatih untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Dimana setelah kegiatan perkuliahan saya harus berlatih upacara. Itu merupakan sebuah tantangan yang harus saya jalani selama kurang lebih satu bulan ini,” ujar Galih.

Selain itu, lanjut Galih, mereka juga dilatih untuk kerja tim. Dimana dalam suatu pasukan pengibar bendera tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan individu. “Diibaratkan sebagai lidi yang dirangkai menjadi satu menjadi sebuah sapu lidi,” tambahnya.

Sementara Pandhu Herlambang selaku Ketua UKM Menwa mengungkapkan, dalam kegiatan latihan yang dilakukan, banyak materi yang disampaikan oleh satgas kepada peseta. Mulai dari sikap sempurna, sikap hormat, hingga langkah tegap. Hal tersebut bertujuan untuk membiasakan sikap yang rapi dan tegas pada pelaksanaan upacara bendera.

“Latihan yang dilakukan peserta selama satu bulan. Sejauh ini latihan yang diberikan seperti gerakan di tempat meliputi sikap sempurna, istirahat di tempat, dan sebagainya. Ditambah latihan formasi agar pada terdapat variasi pada saat pengibaran,” ujar Pandhu.

Pada akhir wawancara, Pandhu mengungkapkan jika lamanya waktu latihan dan menyajikan formasi pada saat upacara adalah upaya dari Menwa guna menarik antusiasme mahasiswa. Juga, secara bersama-sama mengingat kembali perjuangan pahlawan pendidikan di Indonesia.

“Esensi dari upacara itu bukan hanya berdiri lalu panas panasan. Ada banyak cara menghargai perjuangan para pahlawan. Dengan mengikuti upacara  yang diselenggarakan, itu merupakan salah satu cara kita untuk menghargai jasa para pahlawan pendahulu kita,” tambah Pandhu. (*)

Penulis : Faisal Dika Utama

Editor   : Binti Q Masruroh

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu