Semalam adalah Malam Kelam

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
(Foto: Tunjung Senja Winduri)

Lentera malam baru saja padam.

Aku tenggelam di alam diam.

Dan sulit terpejam.

Dalam dinginnya malam.

Aku bungkam, tak bergumam

 

Mandam… mandam… mandam.

Belenggu diri terus melebam.

Meratapi hati yang terkecam.

Dan diri yang terus tertikam.

Sungguh terasa mencekam

 

Memang terkadang pikiran begitu tajam.

Memendam ragam deram.

Lalu bersemayam di lubuk suram.

Hasilnya? Malam terasa begitu dalam.

Aku tak berhenti terhujam.

 

Di penghujung malam

Aku hanya ingin makam.

Berhias pualam.

Aku hanya ingin berhenti terhujam.

Tenggelam bersama hitam.

 

Penulis: Tunjung Senja Widuri

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu