UNAIR Siapkan 37 Tim PKM Menuju PIMNAS Ke-32

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PEMBICARA Dr. Eduardus Bimo saat memberikan materi. (Foto: Muhammad Wildan Suyuti)

UNAIR NEWS – Kompetisi akademik dan non-akademik selalu berlangsung sengit di setiap tahunnya. Baru-baru ini Kementerian Ristekdikti mengumumkan kelolosan pendanaan tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diusulkan tahun 2018 lalu. Pada pengumuman tersebut ada 37 tim yang dinyatalan lolos dari Universitas Airlangga (UNAIR).

Menyadari pentingnya pengadaan pembekalan dan pengarahan terhadap tim PKM yang lolos tahap pendanaan. UNAIR melalui Garuda Sakti dan Dirmawa menggelar Forum Pengarahan dan Pembekalan bagi tim yang lolos tahap pendanaan PKM pada Senin (25/3/2019), di Aula Kahuripan 300 Lantai 3 Kampus C, UNAIR.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dr. Eduardus Bimo Aksono Herupradoto, drh., M.Kes., Dr. Taufan Bramantoro, drg., M.Kes., Nuri Hermawan, S.Hum., Muh. Thohawi Elziyad Purnama, drh., M.Si., seluruh tim yang lolos dan dosen pembimbing serta tim pendamping kemahasiswaan (TPK)

Dr. Eduardus Bimo menyatakan, dengan terbentuknya 37 tim yang lolos pendanaan, selanjutnya akan ada pembinaan yang ketat serta semangat dan motivasi. Dari keseluruhan tim yang lolos, UNAIR memiliki tim di segala jenis PKM. Hal itu akan dapat mempermudah para pendamping untuk memantau kinerja 37 tim tersebut.

“Ksatria Airlangga yang tergabung dalam 37 tim itu adalah perwakilan terbaik UNAIR yang akan berjalan menuju PIMNAS ke-32 pada Agustus mendatang. Jadi mulai sekarang mari kita berjuang bersama, kami pihak UNAIR dan rekan dari Garuda Sakti siap membantu dan mendukung kalian,” tuturnya.

Selain itu, Nuri Hermawan, S.Hum., menyampaikan materi publikasinya dengan menekankan pada poin-poin penting yang harus ada dalam penulisan berita pengembangan program. Diantaranya latar belakang, proses berjalannya PKM dan juga pencapaian yang diperoleh.

“ketika kalian menulis jangan memberikan gambaran atau isi yang bertele-tele karena akan membuat pembaca tidak tertarik dan tulisan kalian tidak fokus.” tambahnya.

Perlu diketahui PKM merupakan program yang bergengsi dan banyak memberi manfaat bagi mahasiswa. Pada setiap tahunnya Ristekdikti akan memberikan kesempatan bagi seluruh mahasiswa untuk bergabung dan memberikan ide terbaiknya untuk PKM. Tim yang telah lolos seleksi akan diberi dana untuk merealisasikan program yang diusulkan. Kemudian akan diadakan pemantauan melalui monitoring dan evaluasi, guna menyeleksi penentuan peserta PIMNAS. (*)

 

Penulis: Muhammad Wildan Suyuti

Editor : Khefti Al Mawalia

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu