KEGIATAN seminar College Survival Class yang diadakan kelompok mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (FPsi UNAIR) untuk menyelesaikan tugas kewirausahaan. (Foto: Istimewa)
KEGIATAN seminar College Survival Class yang diadakan kelompok mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (FPsi UNAIR) untuk menyelesaikan tugas kewirausahaan. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Dunia perkuliahan tak lepas dengan jurnal dan literatur lain. Mencari literatur yang kredibel tidaklah mudah dan terkadang tidak dapat ditemukan.

Tidak semua jurnal bisa ditemukan. Baik dalam bentuk hard copy maupun soft copy. Baik di perpustakaan, ruang baca, maupun di website.

Karena itu, sekelompok mahasiswa Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Airlangga (UNAIR) memiliki ide untuk mempermudah sesama mahasiswa. Yakni, dengan mengadakan seminar College Survival Class di Ruang 310, FPsi UNAIR, pada Rabu (20/3). Tujuannya adalah untuk menyelesaikan tugas kewirausahaan dan mempopulerkan aplikasi-aplikasi penunjang kegiatan akademik.

Ketua Pelaksana Seminar Hirzan Syaharinda menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat kepada peserta. Mereka dapat memahami cara saat mencari jurnal dan literatur lain melalui aplikasi.

”Manfaatnya, peserta dapat memahami cara saat mencari jurnal dan literatur lain melalui aplikasi,” tuturnya.

Kegiatan tersebut meliputi cara mencari jurnal yang kredibel, mencari e-book gratis, sitasi tanpa susah, cara cek plagiasi, grammar collector, dan cara kerja kelompok pada masa sekarang. Bentuk kegiatan tersebut meliputi sharing dan pelatihan.

Tidak hanya memfokuskan kepada mahasiswa semester tua, tapi juga untuk mahasiswa keseluruhan. Sasaran, lanjut Hirzan, tidak difokuskan kepada mahasiswa semester tua karena telah mengalami susahnya mencari jurnal mulai dari semester awal.

”Tidak difokuskan, untuk semua mahasiswa karena dulu semester awal sudah susah mencari jurnal yang diinginkan,” jelas mahasiswa semester VI tersebut.

Diharapkan dengan adanya seminar tersebut dapat diterapkan peserta dalam mengerjakan tugas. Yang paling penting, mereka dapat memahami aplikasi penunjang itu. Khususnya dalam mendukung proses pendidikan di kampus.

”Saya berharap, bisa memahami aplikasi penunjang tersebut dalam kegiatan akademik,” jelasnya. (*)

 

Penulis: Asthesia Dhea C.

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone