Eka Candra (tengah) dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (Menwa) satuan 801 Universitas Airlangga (UNAIR) meraih nilai tertinggi dalam Latihan Gabungan Nasional (Latgabnas) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARMI) Shoot Competetion (16-17/3/19) di lapangan tembak Bedali, Lawang. (Dok. Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Resimen Mahasiswa (Menwa) satuan 801 Universitas Airlangga (UNAIR) meraih nilai tertinggi dalam Latihan Gabungan Nasional (Latgabnas) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa (IARMI) Shoot Competetion. Kompetisi itu berlangsung pada 16-17 Maret 2019 di lapangan tembak Bedali, Lawang.

Pada kesempatan itu, UKM Menwa mengirimkan salah satu personel terbaiknya, yaitu, Eka Candra atau yang akrab disapa Ecan. Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR itu menjadi peserta dengan perolehan nilai tertinggi di tiap sesi.

Dalam lomba yang dibagi menjadi dua sesi tersebut Ecan berhasil mengarahkan 10 butir peluru untuk sikap tiarap dan semuanya mengenai target. Untuk sesi kedua yaitu sikap duduk dan berdiri, ia berhasil mengarahkan tepat sasaran 19 dari 20 butir peluru yang disediakan.

“Dalam kegiatan tersebut, Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan nilai tertinggi, setelah menempatkan 29 dari 30 peluru yang disediakan,” ungkap Ecan.

Alasan Ecan mengikuti Menwa di tengah kesibukannya sebaagai mahasiswa semester akhir ini adalah untuk mencari pengalaman di bidang militer. Selain itu, menjadi seorang dokter militer adalah cita-cita Ecan stelah lulus dari bangku perkuliahan.

“Menjadi seorang dokter militer adalah cita cita saya. Saya rasa Menwa adalah wadah yang tepat untuk saya mengembangkan potensi serta menggali ilmu di bidang militer, karena di Menwa saya diajarkan banyak hal tentang ilmu keprajuritan,” ungkapnya.

Pada akhir, mahasiswa yang pernah menjabat sebagai Ketua Komisi 1 Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) FK UNAIR itu menyampaikan pesan kepada mahasiswa UNAIR. Menurutnya, jangan takut untuk mencoba hal baru selama kegiatan itu bersifat positif dan bermanfaat.

“Selama kita meyakini bahwa kita mampu untuk berkembang dan diiringi keinginan yang kuat, bukanlah hal yang mustahil bagi kita untuk terus berprestasi. Jangan biarkan ucapan orang lain membatasi diri kita. Karena kita memiliki potensi jauh lebih besar dari apa yang pernah kita bayangkan. Tetap semangat kawan kawanku, kita semua bisa, kita semua hebat!” ujar Ecan. (*)

Penulis : Faisal Dika Utama

Editor    : Binti Q. Masruroh

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone