Hastarini Dwi Atmanti, mahasiswa terbaik S3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. (Ilustrasi: Feri Fenoria Rifai)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Rasa bosan dan jenuh kadang timbul dan menjadi tantangan ketika menempuh studi. Namun rasa bosan tersebut bisa dijadikan motivasi untuk segera menyelesaikan studi secepatnya. Seperti halnya yang dilakukan oleh Dr. Hastarini Dwi Atmanti, SE, M. Si.

Selain menyelesaikan studi lebih cepat, Dr. Hastarini juga berhasil menjadi wisudawan terbaik S3 Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga. Perempuan kelahiran Semarang, 21 Agustus 1975 itu berhasil mengakhiri kuliahnya dengan IPK 3,93.

Mengenai disertasinya, Dr. Hastarini mengangkat judul Kajian Timbulan Sampah dan Strategi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Provinsi Jawa Tengah. Dalam disertasinya itu, topik yang dibahas ialah mengenai timbulan sampah padat yang meningkat volumenya seiring dengan kenaikan jumlah penduduk.

Maka dari itu, pengendalian sampah bisa dengan upaya mengurangi kepadatan penduduk melalui program Keluarga Berencana (KB). Upaya pengurangan timbulan sampah, lanjutnya, yaitu dengan kegiatan pilah sampah antara sampah organik dan sampah anorganik, mengingkatkan kepedulian untuk mengelola sampah dari sumber sampah, serta meningkatkan layanan persampahan secara merata di semua wilayah.

“Jika hidup bersih, akan meningkatkan kesehatan sehingga produktivitas masyarakat meningkat. Produktivitas meningkat maka pada akhirnya kesejahteraan masyarakat meningkat,” tambahnya.

Selain kuliah, Dr. Hastarini juga kerap mengikuti seminar maupun workshop sebagai bekal untuk proses belajar mengajar. Mengingat saat ini kesibukannya ialah mengajar di institusi asal yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro.

“Rencananya, ke depan saya akan menulis buku dan karya ilmiah yang lain untuk memperkaya khasanah keilmuan,” tambahnya.

Menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan dengan baik merupakan suatu prestasi bagi dirinya. Namun menyelesaikan studi terlebih dahulu dibanding teman-temannya bukan berarti dirinya lebih unggul dari yang lain. Dr. Hastarini menambahkan, tips untuk mahasiswa yang menempuh studi S3 adalah rajin untuk membaca, diskusi dengan teman maupun dosen, serta memohon petunjuk pada Allah SWT untuk senantiasa dimudahkan dalam menempuh studi, juga dukungan dari keluarga. (*)

Penulis: M. Najib Rahman

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone