10 tahun Geluti Dunia Pencak Silat

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Erma Purnawanti, wisudawati berprestasi Fakultas Sains dan Teknologi. (Ilustrasi: Feri Fenoria Rifai)

UNAIR NEWS – Kontribusi Erma Purnawanti dalam mengharumkan nama UNAIR memang patut diapresiasi. Pasalnya, mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan 2014 itu telah menorehkan segudang prestasi membanggakan di bidang pencak silat.

Sejumlah prestasi tingkat nasional maupun internasional sudah berhasil Erma taklukan. Tak ayal, perempuan 23 tahun itu mendapat penghargaan sebagai wisudawan berprestasi pada wisuda periode Maret 2019.

Beberapa prestasi Erma di antaranya Juara 1 Seni Ganda Tangan Kosong Bersenjata Putri dalam Airlangga Tapak suci University Open International Championship, Juara 1 Seni Berguru Category of Dewasa Putri dalam Tapak Suci Jember University 2nd Open Championship, Juara 1 Kategori Seni Ganda IPSI Putri Dewasa dalam 7th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2016, serta Juara 1 Seni Ganda Bersenjata Putri dalam Kejuaraan Tapak Suci IPB Open 2018.

“Saya akui saya bukan tipe mahasiswa yang rajin belajar. Motivasi saya semasa kuliah ialah membahagiakan orang tua saya melalui pencak silat Tapak Suci,” papar Erma.

Erma bercerita, pada awalnya ia bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan. Selama 2 semester berkecimpung dalam organisasi prodi, Erma baru menyadari bahwa passionnya tidak berada di sana.

Memasuki semester 3 Erma akhirnya memutuskan mendaftar Unit Kegiatan Mahasiswa Tapak Suci. Keputusan tersebut ditunjang dari hobi Erma dengan dunia pencak silat. Ia mengaku ingin memperdalam hobi yang sudah ditekuni sejak SMP.

Sejak semester 1 Erma menerapkan kedisiplinan tinggi dengan membuat daftar pencapaian diri. Hal tersebut terus ia terapkan hingga memasuki semester akhir.

“Ketika merasa jenuh dengan perkuliahan yang saya jalani, pencak silat selalu jadi tempat terbaik untuk berlari,” lanjut Erma.

Selepas wisuda, Erma mengaku tidak ingin terburu-buru melangkah. Ia mengatakan masih ingin menikmati udara segar setelah melewati proses panjang menempuh S1 Teknik Lingkungan. Kemungkinan besar Erma akan mempersiapkan bahan tempur untuk kehidupan selanjutnya yaitu bekerja.

“Saya berencana untuk melamar pekerjaan di bidang pemberdayaan masyarakat. Di samping itu, saya ingin menularkan ilmu pencak silat kepada anak-anak kecil, khususnya kepada siswa sekolah dasar,” pungkasnya. (*)

Penulis: Tunjung Senja Widuri

Editor: Binti Q. Masruroh

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu