PARA peserta AIRun: Aesculap Inspire Run tengah bersiap di gerbang Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga pada Minggu (17/3/2019). (Foto: Dokumentasi Panitia)
PARA peserta AIRun: Aesculap Inspire Run tengah bersiap di gerbang Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga pada Minggu (17/3/2019). (Foto: Dokumentasi Panitia)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Dekan Cup Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga kembali menggelar agenda fun run, yakni AIRun: Aesculap Inspire to Run pada Minggu (17/3/2019). Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini acara dikemas dengan nuansa baru yang diharapkan dapat berkelanjutan pada tahun-tahun selanjutnya.

AIRun sendiri baru tahun pertama. Kalau tahun lalu acaranya malem, Frightmare Run. Kalau sekarang, kita berencana buat acara lari yang harapannya bisa digunakan terus untuk opening Dekan Cup selanjutnya,” kata Andi M. Rahul, wakil koordinator divisi acara.

Setiap tahun, Dekan Cup FK UNAIR senantiasa menyuguhkan tema yang berbeda-beda dalam agenda fun run. Tentu tidak jauh-jauh dari edukasi seputar kesehatan, seperti pada 2018 yang mengusung tema mengenai Mental Health. Tahun ini tema Drug Abuse: Alternating Euphoria dipilih untuk mengedukasi masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba oleh remaja yang kian mendapatkan perhatian serius.

Dalam acara itu, peserta tidak hanya mengikuti kegiatan lari. Tetapi juga diajak untuk mengetahui dampak dari narkoba serta bagaimana langkah-langkah untuk menghindarinya. Rute yang dipilih sejauh 6K, dimulai dari Kampus A, Kampus B, PDAM, Hanamasa, Grand City, SMA Komplek, Aiola Eatery, Grand City, dan berakhir di Kampus A. Di sepanjang rute, pihak panitia Dekan Cup juga menerjunkan sejumlah personel dan menyediakan fasilitas seperti pos medis serta water station untuk menjaga kelancaran acara.

”Ada empat pos. Pertama, di Kampus B, ada talent yang memperagakan euphoria. Kedua di sekitar Stasiun Gubeng, menunjukkan paranoid. Ketiga di Aiola yang menggambarkan delusional. Keempat, di depan FKG yang memperagakan keadaan sekarat,” jelas Rahul.

PARA peserta saat melewati pos-pos yang telah ditentukan. (Foto: Dokumentasi Panitia)
PARA peserta saat melewati pos-pos yang telah ditentukan. (Foto: Dokumentasi Panitia)

Acara dibuka dengan beberapa sambutan oleh Ketua Pelaksana Dekan Cup FK UNAIR 2019 Ihsan Fachry Arba; Ketua BEM FK UNAIR Fadhil Abiyyu Yofi; dan Dekan FK UNAIR yakni Prof. Dr. dr. Soetojo, Sp. U(K). Setelah itu, peserta diajak untuk melakukan pemanasan bersama dan memulai perjalanan. Dalam kesempatan tersebut, panitia berhasil menjaring hingga 1.000 peserta dari berbagai kalangan.

PESERTA melakukan cek kesehatan di pos yang tersedia. (Foto: Dokumentasi Panitia)
PESERTA melakukan cek kesehatan di pos yang tersedia. (Foto: Dokumentasi Panitia)

Setelah selesai berlari, para peserta dapat berfoto di photo booth, menikmati bazaar dan berbagai penampilan seperti dance, band, serta flashmob dari para mahasiswa FK UNAIR. Panitia juga menyediakan cek kesehatan yang menggandeng beberapa departemen di RSUD Dr. Soetomo serta Fakultas Vokasi jurusan pengobatan tradisional dan sponsor. Ada juga charity project yang bermitra dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).

Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Apresiasi datang dari salah seorang peserta, yakni Mursalim Alim yang juga berhasil menyabet juara pertama.

”Kegiatan positif. Membawa kalangan muda dalam kehidupan yang sehat. Kalau bisa tiap tahun biar bisa ketemu pelari se-Jawa Timur. Rutenya lebih jelas lagi. Ada pemberian snack saat finish minimal buah dan kalau bisa kaosnya lebih bagus lagi,” ujarnya. (*)

 

Penulis: Nabila Amelia

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone