Aktivis Cinta Literasi Jadi Wisudawan Terbaik Fakultas Vokasi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Yustria Olivia Arifin, wisudawan terbaik Fakultas Vokasi periode Maret 2019. (Ilustrasi: Feri Fenoria Rifai)

UNAIR NEWS – Yustria Olivia Arifin, merupakan anak pertama dari dua bersaudara asal Sidoarjo, sekaligus mahasiswa Fakultas Vokasi UNAIR angkatan 2016 yang berhasil meraih gelar wisudawan terbaik se-Fakultas Vokasi periode Maret 2019.

Dalam tugas akhirnya, wisudawan yang juga hobi menulis tersebut mengambil judul Direktori Online Jasa Pembuatan Website di Indonesia. Ia memilih judul tersebut dikarenakan telah banyak perusahaan/instansi yang kini menyebarkan informasi dan melakukan promosi beralih dari media cetak ke media elektronik salah satunya yaitu website.

“Produk ini bertujuan untuk memberikan informasi secara ringkas kepada masyarakat tentang jasa pembuatan website di Indonesia yang dapat ditelusur dari berbagai kategori,” ujarnya.

Dengan hasil dari tugas akhirnya tersebut, pastinya ia berharap produk hasil ciptannya mampu bermanfaat bagi masyarakat luas. Selain hobi dalam menulis dan membaca, wisudawan asal Sidoarjo tersebut juga sangat aktif dalam berbagai kegiatan mahasiswa di kampus. Menurut penjelasannya, ia lebih aktif pada kegiatan Hima, karena menurutnya lebih baik kontribusi terlebih dahulu di rumah sendiri, kemudian barulah mengikuti organisasi di tempat lain.

“Saya tidak jauh beda lah dengan mahasiswa lain, laksanain proker dari divisi, ikut kepanitiaan dari acara divisi lain, dan kadang kontribusi juga sama proker di BEM Fakultas Vokasi,” jelasnya.

Menjalani 3 tahun berkuliah di D3 Perpustakaan UNAIR tentu banyak sekali suka duka sebagai mahasiswa hingga berhasil menjadi wisudawan terbaik. Menurut wisudawan yang kerap disapa Oliv tersebut, memiliki hobi menulis membuahkan keuntungan baginya, karena apapun yang dijelaskan oleh dosen pasti ia tulis kembali, hingga kemudian dipelajari kembali secara rutin agar belajar tidak numpuk di belakang.

“Intinya jangan malas nulis karena menurutku dengan menulis secara gak langsung otak bakal nerima informasi, yang nantinya kita gak perlu menghafal semua materi, cukup dengan memahaminya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Bastian Ragas

Editor: Binti Q. Masruroh

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu