PEMBICARA materi kiat sukses proposal PKM Edith Frederika Purihito, S.KM., M.Sc., dalam memberikan pemaparannya di Gramik FK UNAIR pada Sabtu/ (16/3/2019). (Foto: istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Himpunan Mahasiswa Radiologi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Himaro FV UNAIR) menyelenggarakan Mentoring Radiologi Intensive (MRI) pada Sabtu/(3/16/2019) di Gramik Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR. Kegiatan itu bertajuk melangkah pasti menggapai mimpi yang bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada peserta agar lebih siap dalam mengejakan proposal PKM. Peserta diharapkan untuk terus berkarya dan tidak mudah menyerah.

Edith Frederika Purihito, S.KM., M.Sc selaku Dosen Batra FV UNAIR menuturkan bahwa dalam mengerjakan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), kreatif merupakan hal yang patut diutamakan. Ide kreatifitas mahasiswa dapat dikembangkan melalui creative thinking skill, motivation, dan expertise atau penguasaan ilmu.

“Dalam mengembangkan kreatifitas, berita atau kejadian terkini akan kebutuhan masyarakat, rekonstruksi sejarah, dan pemikiran futuristic atau khayalan juga harus diperhatikan berdasarkan teori,” ucapnya.

Edith juga memberikan contoh program perlombaan perahu naga di sungai Surabaya. Ia mengajak peserta berdiskusi dengan kreatif. Peserta dilatih untuk berfikir tentang pembuatan perahu terbang. Sebab yang sering kita temui selama ini adalah perahu yang berada di depan pintu air. Diskusi itu disebut dengan brainstorming.

Brainstorming itu jangan menyepelekan apa yang menjadi celetukan, karena dari celetukan itulah muncul ide kreatif ini,” paparnya.

Selain kreativitas, hal penting yang perluh diperhatikan adalah pemenuhan persyaratan administratif dan format bab. Permasalahan proposal yang selama ini ditemui ialah kesalahan format tulisan dalam administrasi dengan ide yang menarik.

Dalam penyusunan proposal PKM, sudah seharusnya mahasiswa mempelajari dan mentaati buku panduan, dengan menekanan pada kreativitas yang diusulkan dan mencermati dupilkasi kegiatan. Perlu diketahui, buku panduan PKM dapat diperoleh di Direktorat Kemahasiswaan (Dirmawa) UNAIR.

Kini UNAIR membuat sistem monitoring  evaluasi (monev) internal dalam mempersiapkan mahasiswa yang lolos tahap pendanaan. Persiapan itu meliputi persiapan PPT dan poster. Monev internal dilakukan agar mahasiswa siap menghadapi monev eksternal  oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia  (Kemenristekdikti).

Edith menambahkan bahwa ada banyak hal yang didapat saat mahasiswa mengikuti PKM. Salah satunya ialah perolehan medali emas dengan reward pembebasan dari tanggung jawab skripsi atau tugas akhir.

Penulis : Mu’ammarin Rosikhuna Ilma

Editor : Khefti Al Mawalia

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone