Haflan Alfiri Widrayat (kanan) dan Siti Sulikhah (kiri) berhasil mendapatkan peringkat pertama pada lomba Bussiness Competition yang diselenggarakan oleh Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC) (9/3/19) di Urban Office Surabaya. (Dok. Pribadi)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS –  Rentetan prestasi kembali diukir oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Airlangga (UNAIR). Kali ini datang dari anggota UKM Penalaran, Haflan Alfiri Widrayat dan Siti Sulikhah. Keduanya berhasil mendapatkan peringkat pertama pada lomba Business Competition yang diselenggarakan oleh Association Internationale des Etudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC) (9/3/19) di Urban Office Surabaya.

Kedua mahasiswa yang sama sama mengenyam bangku perkuliahan di program studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) itu mengikuti AIESEC Data Analysis Competition 2019. Lomba dimana peserta diberikan data tentang kinerja karyawan yang fokus kepada absensi dan penjualan perusahaan.

“Pada lomba kemarin kami hanya diberikan data, jadi hanya berupa angka. Namun Alhamdulillah kami dapat menyelesaikan permasalahan yang ada hingga akhirnya mendapatkan juara pertama,” ujarnya dihubungi UNAIR NEWS via LINE.

Mahasiswa yang akrab disapa Haflan ini mengungkapkan cara untuk menyelesaikan masalah megenai analisis data. “Banyakin baca buku dan jurnal, serta aktif mengikuti perlombaan agar punya pengalaman yang dapat digunakan untuk lomba selanjutnya,” ungkap Haflan.

Selain itu, mahasiswa berprestasi (mawapres) FEB tahun 2018 itu juga memberikan pesan mengenai pentingnya keikutsertaan mahasiswa dalam UKM.

“Sangat perlu mahasiswa mengikuti UKM. Karena di situ kita bisa belajar banyak hal yang tidak kita dapatkan di kelas, terutama softskill. Juga menabah relasi,” imbuhnnya.

Selain mengikuti UKM penalaran, Haflan juga aktif dalam beberapa organisasi. Garuda Sakti dan Workshop Enterprenur Bussiness Society (WEBS) FEB menjadi tempat menggali ilmu dan relasi selain UKM Penalaran. Menurutnya, teman dan senior sangat penting dalam menunjang prestasi.

“Diskusi dengan teman dari jurusan yang berbeda dan sharing pengalam dengan kakak tingkat dapat menjadi alternatif untuk menedapat ilmu. Karena di situ lah kita dapat bertukar perspektif,” ucap Haflan.

Terakhir, Haflan berharap UKM di UNAIR dapat semakin banyak menjuarai berbagai perlombaan tingkat nasional dan internasional. Sehingga, dapat memberikan kontribusi kepada UNAIR menuju 500 World Class University. (*)

Penulis : Faisal Dika Utama

Editor: Binti Q. Masruroh

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone