Wakil Rektor IV Junaidi Khotib, Ph.D., saat memberikan paparan pada Simulasi UTBK. (Foto: Istimewa)
Wakil Rektor IV Junaidi Khotib, Ph.D., saat memberikan paparan pada Simulasi UTBK. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Mengingat sistem pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini, Universitas Airlangga melalukan persiapan dengan para mitra Perguruan Tinggi yaitu Universitas Dr Soetomo, Universitas Tujuh Belas Agustus, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surabaya, dan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)  akan dilaksanakan dua gelombang. Yaitu pada tanggal 1-24 Maret 2019 dan 25 Maret sampai 1 April 2019. Hal ini ditujukan sebagai salah satu syarat pendaftaran SBMPTN 2019.

Wakil Rektor IV UNAIR, Junaidi Khotib, S.Si, Apt., M.Kes, Ph.D., mengatakan bahwa persiapan seperti ruangan, laboratorium, komputer telah dilakukan dengan baik. Terkait dengan kondisi yang tidak dapat diperkirakan saat penyelenggara UTBK, pihaknya juga mengantisipasi dan berkoordinasi dengan mitra perguruan tinggi. Mulai dari persiapan koneksi internet, jaringan, hingga persiapan listrik saat UTBK sedang berlangsung.

“Server dari berbagai lokasi harus difasilitasi dengan baik. Mengingat ujian ini menyangkut masa depan generasi muda kedepan. Perangkat komputer juga harus memenuhi standart kelayakan. Agar tingkatan human error juga dapat diantisipasi,” ujarnya.

Mengetahui persiapan tersebut, UNAIR dan 4 mitra perguruan tinggi juga telah mengadakaan uji coba simulasi nasional pada 9 Maret lalu di 38 ruangan. Hasil uji coba dinilai dapat terlaksana dengan baik dan dapat langsung dilaporkan ke pusat.

Lanjut Junaidi, akan ada 20 kali sesi ujian yang masing-masing kuotanya terdapat 1450 dalam setiap sesi ujian. Persiapan SDM dan jaringan telah dipersiapkan dengan baik. Komunikasi dan koordinasi antar mitra dan stakeholder juga telah kami galakkan demi sukses hajat hidup orang banyak.

“Berbagai kendala yang ditemui dilapangan nyatanya juga segera kami selesaikan. Diharapkan satu minggu sebelum pelaksanaan semua masalah dapat terselesaikan dan ujian berjalan dengan lancar. Sehingga UNAIR dapat memberikan pelayanan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Perlu diketahui, para pendaftar UTBK pada gelombang pertama telah mencapai 94%. Diharapkan komunikasi dan koordinasi dapat tersampaikan dengan baik melalui ragam media kepad amasyarakat da calon mahasiswa.

Penulis: Khefti Al Mawalia

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone