Perwakilan mahasiswa dari UNAIR-MSU saat disela acara. (Foto: Istimewa)
Perwakilan mahasiswa dari UNAIR-MSU saat disela acara. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – 30 mahasiswa menjadi delegasi dari Universitas Airlangga untuk bertolak ke Management & Science University (MSU) Malaysia guna menambah wawasan mengenai kepemimpinan. Kegiatan tersebut merupakan program Airlangga Mobility 2019 yang dilaksanakan pada Minggu-Selasa, (20-22/1).

Muhammad Fairuzzuddin Zuhair salah satu peserta dalam kegiatan tersebut mengatakan, Airlangga Mobility 2019 merupakan hasil kerjasama antara Airlangga Global Engagement (AGE) UNAIR dengan pihak MSU. Kegiatan itu bertujuan untuk mewujudkan Universitas Airlangga masuk ke dalam 500 World Class University (WCU). Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mempererat ikatan kerjasama antara UNAIRdan MSU.

“Kegiatan tersebut diharapkan menambah wawasan tambahan mengenai global leader kepada mahasiswa UNAIR,” tambah wakil ketua BEM UNAIR periode 2018/2019 itu.

Fairuz menuturkan, rangkaian kegiatan tersebut terdiri dari kuliah umum dari Senior Vice President for Global Affairs & Strategic Communication yaitu Dato Rosli Yusof mengenai Being Different in 21 Century. Selain itu, President MSU Professor Tan Sri Dato’ Wira Dr Mohd Shukri Ab Yajid juga turut memberikan kuliah umum mengenai Global Future Leadership.

Di samping mengikuti kuliah umum, lanjut Fairuz, delegasi dari UNAIR juga berkesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan mahasiswa berprestasi MSU. Di tambah, adanya kegiatan Workshop Leadership yang dilaksanakan bersama dengan Majelis Permusyawaratan Pelajar (MPP) MSU.

Fairuz menambahkan, dari kegiatan tersebut para peserta dapat belajar bagaimana karakter entrepreneurship yang harus dimiliki setiap pemimpin, diantaranya inovatif, solutif, dan tahan banting. Menurutnya, nilai-nilai dari karakter seorang entrepreneur itu dapat menjadi modal berharga bagi pemimpin.

“Sebagai mahasiswa UNAIR, kita harus bisa menjadi pemimpin yang memiliki wawasan dan pengetahuan luas mengenai dunia luar,” tuturnya.

Fairuz menjelaskan, dengan memiliki wawasan serta pengetahuan yang luas mengenai dunia luar akan mampu menghadirkan peluang. Selain itu, pengetahuan yang luas juga dapat menciptakan kesempatan untuk mengembangkan potensi orang-orang sekitar.

“Dengan kegiatan ini, peserta dapat menambah banyak pengalaman untuk berinteraksi dengan mahasiswa luar negeri serta menambah motivasi untuk melanjutkan studi di luar negeri,” tambahnya.

Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, Fairuz berharap Universitas Airlangga mampu bekerjasama dengan baik dan berjalan bersama dunia industri untuk mengembangkan potensi sumber daya mahasiswa yang dimiliki.

Penulis: M. Najib Rahman

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone