Anang Asnar Rubianto owner Kebab Lasan (tengah) bersama Dosen Lapangan Elida Ulfiana, S.Kep, Ners, M.Kep dan mahasiswa KKN sedang mengunjungi dapur produksi Kebab Lasan (Foto: Ghista Paramita Nugraha)
ANANG Asnar Rubianto owner Kebab Lasan (tengah) bersama Dosen Lapangan Elida Ulfiana, S.Kep, Ners, M.Kep dan mahasiswa KKN sedang mengunjungi dapur produksi Kebab Lasan (Foto: Ghista Paramita Nugraha)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Mahasiswa Universitas Airlangga yang tergabung dalam Kelompok D, Sukolilo, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kota Surabaya ditugaskan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) untuk membantu pengembangan UMKM Kebab Lasan. Bertempat di Kelurahan Klampis Ngasem, mahasiswa yang terdiri dari sebelas orang tersebut mengunjungi dapur produksi Kebab Lasan pada Sabtu Pagi (05/01).

Pemilik Kebab Lasan, Anang Rubiyanto Asnar mengatakan, kedatangan kesebelas mahasiswa KKN tersebut turut memberikan masukan sekaligus inovasi untuk pengembangan UMKM Kebab Lasan.

“Alhamdulillah, mereka memberikan masukan dan inovasi untuk membantu usaha saya,” terang alumnus tata ruang kota tersebut.

Selama melakukan kunjungan, kesebelas mahasiswa tersebut diberi pemaparan tentang pengelolaan usaha Kebab Lasan.Salah satunya adalah permasalahanmarketing (pemasaran, Red) yang masih kurang.

Berangkat dari hal itu,mahasiswa Kelompok D Sukolilo mencoba untuk membantu memecahkan masalah dengan mempromosikan produk baru Kebab Lasan, yang diberi nama Gyubab. Shandy Dwi Arganto, Ketua Kelompok D KKN Surabaya mengatakan, mahasiswa turut membantu pemasaran Gyubab lewat promosi di sosial media.

“Karena sosial media adalah ladang yang menarik untuk mempromosikan Gyubab,” tutur Shandy.

Inovasi Gyubab

Gyubab sendiri berasal dari kata Wagyu dalam bahasa Jepang yang artinya daging sapi. Anang mengaku menamai itu karena terinspirasi dari kebudayaan dan kesukaannya dengan makanan Jepang.

“Dari dulu saya terinspirasi dengan kebudayaan dan makanan Jepang,” ucap Anang.

Anang mencoba memberikan inovasi cita rasa dengan menambahkan daging Yoshinoya dan saus Okonomiyaki pada Gyubab.Selain itu, Anang juga memotongnya menjadi beberapa bagian seperti Sushi, kemudian menggunakan sumpit sebagai alat untuk memakannya.

“Ini adalah inovasi dari Kebab Lasan yang akan di launching bersama mahasiswa KKN UNAIR (Kelompok D Sukolilo, red) pada hari Minggu 13 Januari 2018 di Taman Bungkul Surabaya,” terang pemilik CV Asnar Lima tersebut.

Tak tanggung-tanggung, UMKM yang pernah mendapat penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya tersebut, optimis akan mendapat omset dan konsumen lebih banyak dengan kolaborasi bersama mahasiswa.

“Saya yakin bersama mahasiswa,Gyubab akan sukses dan akan memberikan semangat inovasi di masa depan,” pungkasnya.

Penulis: Fariz Ilham Rosyidi

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone